Selasa, 26 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Demo Rusuh di Polres Perak, Petugas Tembakkan Gas Air Mata

Latihan Tim Raimas Atasi Aksi Massa

09 Desember 2018, 14: 09: 01 WIB | editor : Wijayanto

TERLATIH : Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Heru Pambudi melatih anggota dalam memfungsikan raimas.

TERLATIH : Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Heru Pambudi melatih anggota dalam memfungsikan raimas. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Satu orang diduga pelaku kriminalitas berhasil dibekuk Tim Raimas Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Pelaku sebelumnya terlibat dalam aksi massa yang melakukan kerusuhan di halaman depan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak. Mereka dibubarkan dengan menggunakan senjata gas air mata dan dihalau oleh anggota raimas hingga membubarkan diri.

Peristiwa diatas merupakan latian pengamanan antisipasi unjuk rasa (unras) Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Salah satunya, dengan menyiapkan anggota Raimas untuk kemungkinan terburuknya. Salah satu kemungkinan terburuk karena berkumpulnya massa adalah kerususuhan.

Pelatihan tersebut meliputi penggunaan senjata hingga menangkap provokator atau pelaku kejahatan. Anggota diberitahu bagaimana menggunakan gas air mata yang tidak membahayakan masyarakat atu petugas lain. “Ini kami ajarkan agar tahu bagaimana cara mengarahkan tembakan gas air mata,” tutur Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Heru Pambudi. 

Anggota dilatih khusus saat mengarahkan tembakan gas air mata ini. Agar ketika berada pada situasi yang mengharuskan menggunakan gas tersebut semua sudah siap. Tujuannya tembakan gas air mata melukai masyarakat terlebih anggota atau temannya sendiri.

Heru mengatakan, pelatihan raimas sangat perlu bagian satuan yang dipimpinnya saat ini. Setiap anggota sabhara harus bisa menjalankan fungsi sebagai raimas. Mereka juga diminta untuk menguasai kendaraan yang digunakannya. Selanjutnya latihan dilakukan dengan membuat formasi-formasi untuk menahan kemungkinan terjadinya kerusuhamn.

“Ada beberapa formasi yang kami latih. Mulai formasi bertahan hingga tindakan cepat. Kami juga belajar bagaimana menggunakan senjata api V2,” tuturnya. (gun/rtn)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia