Kamis, 21 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Unair Konfirmasi Pengunggah Video Porno Calon Mahasiswa S2

08 Desember 2018, 13: 59: 58 WIB | editor : Wijayanto

KLARIFIKASI: Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mendampingi Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR Suko Widodo (kiri) di Mapolda J

KLARIFIKASI: Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mendampingi Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR Suko Widodo (kiri) di Mapolda Jatim. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - M Yusuf, 23, pelaku penyebaran video porno 6 enam mantan pacarnya dipastikan gagal melanjutkan studi S2 di Pasca Sarjana Universitas Airlangga (UA), Surabaya. Pihak UA pun membantah pelaku mendapat beasiswa.

UA nampaknya terusik dengan salah satu alumninya yang telah berbuat asusila. Lembaga pendidikan tinggi ini pun mengutus Ketua Pusat Informasi dan Humas UNAIR Suko Widodo untuk melakukan klarifikasi. Salah satunya soal pengakuan tersangka sebagai mahasiswa S2 Hubungan Internasional sangat tidak benar.

“Yang bersangkutan bukan mahasiswa Hubungan Internasional, sebagaimana awal diduga dan tersebar di media, tetapi yang bersangkutan merupakan calon mahasiswa Magister IH atau Ilmu Hukum,” ujar Suko didampingi Kabid Humas Polda Jatim di Humas Mapolda Jatim.

Suko menjelaskan, tersangka M Yusuf memang diterima di S2 UA. Tetapi dia baru akan dikukuhkan nanti bulan Februari 2019 mendatang. “Jadi belum resmi menjadi mahasiswa UNAIR,” lanjutnya.

Lebih lanjut Suko menyebutkan, tidak benar juga jika tersangka mendapatkan beasiswa S2 itu karena cum laude. Pemuda 23 tahun asal Gresik itu, kata Suko, mendaftar sercara regular di UNAIR. “Tidak ada beasiswa cum laude, dia daftar reguler, karena calon dia tidak mungkin kuliah dan gugur secara otomatis,” tegasnya.

Suko menerangkan, tersangka dahulu memang mengambil S1 di Faklutas Hukum. Dia masuk pada tahun 2014. Kemudian lulus pendidikan S1 bulan Maret 2018. Selama di kampus, tersangka juga tidak memiliki prestasi mentereng. Tersangka lulus S1 dengan IPK 3,23. 

Disinggung apakah sejauh ini ada laporan ke kampus terkait korban apakah ada yang berasal dari civitas UNAIR, Suko enggan berkomentar banyak. “Saya nggak tahu, itu urusannya polisi, saya sudah ketemu tadi dia minta maaf dan menyesal,” katanya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan, saat ini tersangka sudah ditahan. Selain itu polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

Diberitakan sebelumnya, M Yusuf ditangkap Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim lantaran terbukti melakukan penyebaran dan menggunggah video porno 6 mantan pacarnya di situs dewasa.

Dia mengunggah video tersebut lantaran sakit hati setelah diputus pacarnya. Sebelum diupload, menurut pengakuan tersangka, dia menggunakan video itu sebaga fantasi, kepuasan saja karena dia sudah ketagihan melihat video porno.(rus/rtn)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia