Minggu, 20 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Lawan PSIS, Persebaya Ingin Kado Termanis untuk Bonek Mania

08 Desember 2018, 13: 05: 00 WIB | editor : Wijayanto

TOP SCORER: Striker Persebaya David Da Silva.

TOP SCORER: Striker Persebaya David Da Silva. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya – Persebaya Surabaya ingin memberikan kado manis bagi para suporternya saat jumpa  jumpa PSIS Semarang pada laga pamungkas Sabtu (8/12) sore. Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman bertekad meraih poin maksimal.

Hal ini dikarenakan Green Force tidak mau terlempar dari posisi enam besar. Apalagi saat ini mereka hanya terpaut satu poin dari PSIS yang ada di urutan kedelapan.

“Buat saya tetap pertandingan (menghadapi PSIS) penting karena saya tidak mau terlempar dari enam besar. Jadi kalau hasilnya buruk, kita akan tersalip PSIS dan itu situasi yang tidak bagus,” kata Djanur.

Pelatih asal Majalengka itu meminta timnya untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang dan di hadapan puluhan ribu Bonek yang akan memberi dukungan. Itu penting karena dalam laga sebelumnya Persebaya ditekuk PSMS 0-4.

Menjamu PSIS, Persebaya akan kembali diperkuat oleh Oktafianus Fernando yang sebelumnya absen lantaran akumalasi kartu. Sedangkan, kapten Rendi Irwan yang mengalami cedera dipastikan dapat bermain.

Sementara striker Persebaya David Da Silva berjanji akan berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan Persebaya dan mencetak gol lagi.

Keran gol David da Silva mampet. Setelah dia membukukan hat-trick dalam laga kontra Bali United pada 18 November lalu. Dalam dua laga terakhir kontra Bhayangkara FC dan PSMS Medan, tidak sebiji gol pun dia ciptakan. Si Gundul bertekad untuk menebusnya dalam laga terakhir  melawan PSIS Semarang.

Dari kubu tim tamu, PSIS Semarang terpaksa tampil tanpa gelandang pengangkut air, Ibrahim Conteh.

Selain Conteh, PSIS juga dipastikan tidak diperkuat dua pemain yang menjadi starter di laga sebelumnya, yakni Rio Saputra dan Frendi Saputra. Rio saat ini cedera, sedangkan Frendi menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.

Hilangnya sosok Conteh, diakui gelandang senior PSIS, Muhammad Yunus, merugikan untuk timnya. Pasalnya hadirnya Conteh memberi pengaruh tersendiri, terutama di sektor tengah PSIS.

Yunus menyebut, walau kehilangan sosok Conteh di laga melawan Persebaya nantinya, ia dan rekan-rekannya tetap harus fokus dan siap menghadapi laga terakhir Liga 1. "Kalau dari persiapan, kita seperti biasa, kondisi kami semua pemain baik. Yang pasti pertandingan ini harus kami maksimalkan dengan sebaik mungkin," kata Yunus.

Menurut Yunus, salah satu yang membuat timnya merasa kehilangan karena tidak adanya Conteh, yaitu tidak adanya sosok yang bisa menjadi penyeimbang di lini tengah. "Sebenarnya hampir sama saja. Akan tetapi ketidakhadiran Conteh tetap ada sisi minusnya. Dia pemain yang menyerang bagus, bertahan juga bagus," katanya.

Yunus berharap, siapa pun pemain yang dipercaya untuk menggantikan Conteh, nantinya bisa menambal kekurangan tim sehingga Persebaya tidak memanfaatkan celah yang ada untuk menjadi gol. "Terutama untuk bertahan, sedikit ada kekurangan. Tapi insyaallah semua pemain yang main nanti bisa saling menutupi. Intinya kita saling melengkapi," kata Yunus.

Dalam kesempatan terpisah, CEO PSIS, AS Sukawijaya menyebut, menghadapi Persebaya skuat PSIS wajib memenangkan pertandingan, terlepas dari adanya beberapa pemain yang absen. "Pemain harus fight untuk pertandingan terakhir itu. Lawan Persebaya ini kan gengsi, harga diri. Kita nggak mungkin lepas pertandingan itu. Kami tetap targetkan poin penuh di kandang Persebaya," kata Yoyok Sukawi, demikian sapaan akrab AS Sukawijaya. (sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia