Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Disnakertrans: Ada 1.206 Pekerja Disabilitas di 10 Kab/Kota

06 Desember 2018, 14: 42: 38 WIB | editor : Wijayanto

DITAMPUNG: Pekerja disabilitas di sebuah perusahan di Sidoarjo.

DITAMPUNG: Pekerja disabilitas di sebuah perusahan di Sidoarjo. (DOK/JPNN)

SURABAYA – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur menyebutkan ada 1.206 pekerja yang menyandang disabilitas. Para pekerja disabilitas ini tersebar pada perusahaan di 10 Kabupaten maupun Kota.

Kepala Disnakertrans Jatim Himawan Estu Bagijo mengimbau kepada perusahaan-perusahaan yang ada untuk bisa memfasilitasi pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Selain itu pihaknya juga menyediakan pelatihan-pelatihan di balai latihan kerja (BLK) untuk tenaga kerja disabilitas.

“Sebelum disalurkan ke perusahaan memang kami harus mengidentifikasi keahlian, keterampilan dan kondisi disabilitas itu sendiri,” ujarnya kepada Radar Surabaya, Rabu (5/12).

Pria yang akrab disapa Himawan ini mengaku sangat mengapresiasi terhadap perusahaan-perusahaan swasta yang mau menampung pekerja disabilitas ini. Menurutnya, penyandang disabilitas tetap memiliki hak untuk bekerja di perusahaan, lantaran sudah diatur dalam Undang-Undang Nomer 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit 1 persen penyandang disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja pengusaha. Kami akan terus memperjuangkan hak mereka untuk mendapatkan pekerjaan,” tambahnya.

Himawan mengatakan berdasarkan aturan Undang-undang tersebut, perusahan wajib memberikan kuota untuk mempekerjakan para disabilitas. Akan tetapi, ketika sudah diterima, maka jenis pekerjaan yang diberikan harus tidak memberatkan keterbatasan dari penyandang disabilitas.

“Artinya sesuai dengan kondisinya, mereka juga mampu melakukan pekerjaannya dengan baik,” pungkasnya. (mus/rud)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia