Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Cegah Kerusakan Jalan, BBJN Aktifkan (Lagi) Jembatan Timbang

06 Desember 2018, 14: 36: 55 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

SURABAYA – Balai Besar Jalan Negara (BBJN) VIII akan mengaktifkan kembali jembatan timbang yang ada pada jalan-jalan nasional. Ini merupakan salah satu cara untuk mencegah kerusakan jalan yang disebabkan faktor usia maupun kendaraan yang muatannya melebihi tonase.

Kepala Bidang Preservasi dan Peralatan I Sodeli mengatakan kondisi jalan nasional saat ini banyak yang beralur atau rusak. Banyaknya jalan yang beralur ini disebabkan oleh faktor umur yang rata-rata sudah diatas 10 tahun.

“Seharusnya sudah dilakukan peningkatan,” ujarnya.

Menurut Sodeli kebanyakan jalan rusak ini diwilayah pantura. Yakni mulai Gresik, Lamongan dan sekitarnya. Menurutnya kondisi jalan beralur ini juga disebabkan karena sudah aus. Artinya semakin lama daya lekatnya kurang, sehingga kalau musim hujan akan cepat rusak.

Sodeli menambahkan enyebab rusaknya jalan juga berasal dari kendaraan yang muatannya melebihi tonase. Menurutnya kendaraan yang muatannya terlalu berat yang tidak bisa berjalan diatas 40 km/jam maka bisa dipastikan menjadi penyebab jalan menjadi rusak.

“Upaya yang kami lakukan salah satunya untuk pembatasan tonase. Sesuai dengan standar adalah 10 ton. Saat ini Dinas Perhubungan sudah mengaktifkan jembatan timbang di wilayah pantura untuk mencegah kerusakan jalan

Jika kondisi jalan sudah bergelombang, menurut Sodeli yang dilakukan untuk menghadapi hal tersebut adalah melakukan perataan atau pengeprasan. Selain itu ia juga melakukan perawatan jalan nasional di Jatim yang memiliki panjang 2.361 km. (mus/rud)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia