Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

10 Kali Gondol Motor, Aksi Pemuda Ini Berakhir di Ujung Pistol Polisi

06 Desember 2018, 14: 15: 38 WIB | editor : Wijayanto

grafis curanmor

grafis curanmor (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

SURABAYA - Sepak terjang Andriyanto, 31, dalam tindak criminal pencurian kendaraan bermotor (cunranmor) berhasil dihentikan polisi. Tak hanya ditangkap, pria asal Jalan Beringin Indah 1A-17 atau Perum Permata GMT Menganti Cluster D1, Surabaya ini juga dilumpuhkan dengan timah panas.

Pelaku curanmor yang beraksi di sepuluh tempat kejadian perkara ini ditindak tegas lantaran mencoba melawan saat hendak ditangkap. Penangkapan Andriyanto dilakukan tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Minggu (2/12).

Pelaku sudah menjadi target polisi setelah melakukan serangkaian aksi curanmor di sejumlah lokasi di Surabaya. Setelah mengetahui identitas dan tempat persembunyiannya, polisi melakukan penggerebekan.

"Kami tangkap tak jauh dari rumahnya. Namun pada saat kami tangkap dia mencoba melawan hingga kami terpaksa melumpuhkannya," ungkap Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Bima Sakti, Rabu (5/12).

Bima mengatakan dalam menjalankan aksinya, tersangka tak sendirian. Dia bersama dua temannya RD dan SU yang kini buron. Ketiganya biasa berkeliling ke sejumlah kawasan di Surabaya. Sasaranya adalah motor yang ada di teras rumah atau kos-kosan. 

"Setelah menemukan motor, mereka berbagi tugas. Tersangka sebagai eksekutor. Modusnya merusak kontak motor dengan menggunakan kunci T," terang Bima.

Setelah ditangkap, polisi melakukan pemeriksaan terhadap Andriyanto. Rupanya tersangka bersama dua rekannya sudah beraksi di sepuluh lokasi di sejumlah kawasan Surabaya. Sasaranya selalu motor matic.

Sepuluh lokasi tersebut diantaranya di Sememi Jaya 8/B No 4, Sememi Jaya 6C No 59, Manukan Peni No 4, Manukan Loka, Depan TK Sabilillah Tubanan Lama, Jalan Balongsari Tama Selatan 8-E/6 Tandes, Masjid Al Islam Jalan Manukan Rejo blok 5-G, Manukan Asri A3 depan Balai RW, Beringin INo 2 dan Jalan Sememi Baru 6 No 1A  Surabaya.

Saat diminta secara detail terkait sepak terjang komplotan curanmor dan kemana mereka menjual kendaraan, Bima masih enggan menjelaskan secara gamblang. "Detailnya besok (hari ini, Kamis 6/12,Red) saja, kita rilis," pungkasnya. (yua/rud)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia