Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

503 Madrasah Ditarget Perbarui Perizinan OSS

06 Desember 2018, 13: 55: 10 WIB | editor : Wijayanto

SERIUS: Para guru madrasah sedang  mengikuti sosialisasi peraturan daerah terkait perizinan sekolah dengan sistem OSS.

SERIUS: Para guru madrasah sedang mengikuti sosialisasi peraturan daerah terkait perizinan sekolah dengan sistem OSS. (UMY HANY AKASA/RADAR GRESIK)

GRESIK - Pemerintah telah meluncurkan sistem perizinan usaha terintegrasi atau online single submission (OSS) sejak Juli lalu. Adanya sistem ini diharapkan dapat mempermudah pengusaha dalam memperoleh izin usaha. Tak hanya sistem usaha, instansi pendidikan seperti sekolah maupun madrasah juga harus mengupgrade kelembagaannya dengan OSS.

Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Gresik, Mulyanto mengatakan, perizinan akan mulai Online Singgle Submission (OSS) sejak ditetapkan pada beberapa waktu lalu.

“Mulai saat ini, izin-izin berusaha yang diajukan sebelum berlakunya PP ini dan belum diterbitkan izinnya, akan diproses melalui sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau OSS,” kata Mulyanto.

Perizinan yang telah diterbitkan sebelum PP ini berlaku dan memerlukan perizinan baru untuk mengembangkan usaha juga akan dilakukan melalui sistem OSS. Misalnya saja, setiap warga negara memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), maka setiap badan atau orang yang melakukan usaha, juga memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Sementara bagi pelaku usaha yang baru dan belum pernah terdaftar, maka proses permohonan izinnya wajib melalui sistem OSS. Dari proses itu, pemohon akan mendapatkan syarat untuk proses perizinan,” ujarnya.

Menurutnya, OSS atau pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik harus dilaksanakan.“Selain itu, diwajibkan setiap pelaku usaha, harus memiliki nomor induk berusaha sebagai tanda daftar perusahaan, angka pengenal importir dan akses kepabeanan,” ulasnya. Dengan peneripan OSS, LP Maarif NU Kabupaten Gresik mendampingi seluruh lembaga pendidikan terumasuk madrasah untuk memperbarui perizinannya.

Ketua LP Maarif NU Kabupaten Gresik , Ahmad Jazuli mengatakan melakukan pendampingan kepada sekolah maupun madrasah. “Kami menargetkan 503 di bawah kelembagaan kami memperbarui perizinannya dengan OSS dalam waktu tiga bulan ini,” tukasnya. (han)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia