Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Rekrutmen Pegawai Kontrak Tunggu Pemerintah Pusat

06 Desember 2018, 13: 44: 04 WIB | editor : Wijayanto

Kepala BKD Gresik M Nadlif

Kepala BKD Gresik M Nadlif (DOK/RADAR GRESIK)

GRESIK – Tenaga honorer yang telah berusia lebih dari 35 tahun akhirnya bisa bernafas lega. Meksi tidak ada harapan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), mereka masih menjadi Aparatus Sipil Negara (ASN). Ini setelah Pemerintah Pusat resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik Nadlif mengatakan untuk peraturan pemerintah terkait pengangkatan PPPK memang sudah terbit. Presiden menyatakan hal itu dalam peringatan Hari Guru beberapa waktu lalu. “Iya, untuk PP-nya kayaknya sudah terbit,” ujarnya, kemarin.

Namun, lanjut dia, untuk merealisasikan pengangkatan PPPK pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Sebab, hingga saat ini pihaknya juga masih belum menerima PP tersebut. “Kami masih menunggu juknisnya turun,” terang dia.

Dikatakan, terbitnya PP 49/2018 ini memang menjadi angin segar bagi tenaga honorer khususnya K2 yang sudah berusia di atas 35 tahun. Sebab, mereka tidak mungkin lagi untuk diangkat menjadi PNS. “Dengan diangkat menjadi PPPK, paling tidak mereka mendapatkan penghasilan yang sama dengan PNS pada umumnya,”ungkapnya.

Perbedaannya, lanjut Nadlif, hanya saat pensiun. Untuk PPPK tidak mendapatkan gaji pensiun seperti halnya PNS. “Tapi selama bekerja status mereka sama. Bahkan infonya mereka juga bisa menempati posisi structural,” terang dia.

Ditambahkan, untuk PPPK sendiri tidak ada batasan umur. Seluruh masyarakat bisa mendaftarkan diri maksimal 2 tahun sebelum usia pensiun. Kalau guru pensiunnya usia 60 tahun, maka batas usia pendaftaran adalah 58 tahun. “Kebijakan ini memang sangat ditunggu, makanya setelah nanti ada juknis akan segera kami tindaklanjuti,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia