Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Baju-Celana Digeledah, Penjual Soto Simpan SS di Celdam

06 Desember 2018, 12: 55: 37 WIB | editor : Wijayanto

APES: Tersangka Totok Hidayat diamankan di Polresta Sidoarjo.

APES: Tersangka Totok Hidayat diamankan di Polresta Sidoarjo. (VEGA DWI ARISTA/RADAR SURABAYA)

SIDOARJO – Kurir sabu-sabu (SS) Totok Hidayat, 40, ditangkap polisi. Warga RT 03/RW 01 Desa Tropodo Kecamatan Krian tersebut ditangkap di salah satu minimarket kawasan Prambon.

Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto mengatakan, penangkapan dilakukan setelah ada informasi tentang pemesanan SS terhadap tersangka. “Tersangka mendapatkan pesanan SS dari temannya,” katanya. Sugeng menambahkan, tersangka ditangkap di salah satu minimarket dengan barang bukti satu poket SS. Barang terlarang tersebut dibeli dengan harga Rp 700 ribu dari kenalan saudaranya di Ngoro, Mojokerto. “Tersangka dapat pesanan dan ambil SS di Ngoro,” terangnya.

Saat ditangkap, tersangka awalnya mengelak jika telah membeli SS. Saat digeledah baju dan celana tersangka juga tidak didapati barang bukti SS. “Saat kita interogasi, tersangka akhirnya ngaku SS disimpan di celana dalam,” ujarnya.

Sugeng menegaskan, usai mendapati barang bukti SS, polisi langsung melakukan pengembangan. Polisi mendatangi rumah di Ngoro tempat mengambil SS. Namun sayang, saat digerebek polisi rumah tersebut kosong. “Tidak ada orang. Katanya di Ngoro itu rumah saudaranya dari ayahnya tersangka,” terangnya.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka, dirinya mendapatkan pesanan SS dari temannya di Surabaya. “Teman saya juga mengantar ke Ngoro. Tapi dia menghilang saat saya ditangkap di minimarket,” ujar Totok yang berprofesi sebagai penjual soto ini. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia