Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Setelah Sukodono, Sembilan Motor Hilang di Gedangan

06 Desember 2018, 12: 49: 28 WIB | editor : Wijayanto

MERESAHKAN: Salah satu TKP hilangnya motor di Gedangan.

MERESAHKAN: Salah satu TKP hilangnya motor di Gedangan. (VEGA DWI ARISTA/RADAR SURABAYA)

SIDOARJO – Kasus pencurian motor kian merajalela di Sidoarjo. Setelah sembilan motor raib di Sukodono, kini giliran kawasan Kecamatan Gedangan yang “diserang” pencuri motor. Buktinya, selama sepekan pencuri berhasil membawa kabur tujuh unit motor.

Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, pelaku berhasil membawa kabur tiga motor milik Hidayat, 22, dan keluarganya warga Desa Keboananom RT 05/RW 02, Kecamatan Gedangan.

Kejadiannya pada hari Selasa (4/12) dini hari sekitar pukul 04.00. "Pintu garasi sudah terbuka saat Subuh," ucap Yulianto, 38, kakak Hidayat, Rabu (5/12).

Dalam aksinya, pelaku terekam Closed Circuit Television (CCTV). Diketahui pelaku diduga sebanyak empat orang mengendarai mobil Avanza.

Satu pelaku berada di dalam mobil dan tiga pelaku lainnya diturunkan dekat rumah korban untuk kemudian beraksi.

Dalam CCTV tersebut, terlihat jelas para pelaku mengambil motor milik Hidayat. Pertama, pelaku mengambil motor Honda Supra X, Honda Beat dan Honda Mega Pro. “Kami kaget. Di dalam garasi ada tujuh motor,” ujarnya.

Selain Hidayat, kejadian sama juga menimpa Viki, 26,  dan tetanggnya Yunanto warga Dusun Joho, Desa Keboananom, Kecamatan Gedangan. Kejadian tersebut berselang seminggu dari kejadian hilangnya motor Hidayat.

Saat itu, motor kedua korban terparkir di teras rumah masing-masing dan pagarnya terkunci. Kemudian pelaku berhasil mengambil motor dengan cara merusak gembok pagar.

Melihat para pelaku mendorong motor, Yunanto meneriaki para pelaku. Satu di antara pelaku meninggalkan motor. "Motor saya ditinggal, tapi dua motor milik tetangga dibawa kabur oleh para pelaku," terangnya.

Korban lainnya yakni Bambang, 57, warga Pamela Joho Resident, Desa Keboananom RT 04/RW 05. Motor miliknya yang diparkir di teras juga hilang.

Kapolsek Gedangan Kompol Heri Siswoko saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah sering memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait antisipasi pencurian.

Karena itu dia berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam memarkir motor. “Itu pencurian biasa bukan komplotan,” ujarnya singkat. (son/vga)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia