Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

APES! Jadi Buron Sejak di Penjara, Setelah Bebas Soleh Dibui Lagi

06 Desember 2018, 08: 24: 04 WIB | editor : Wijayanto

APES: Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati menunjukkan M Soleh yang kembali harus dibui.

APES: Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati menunjukkan M Soleh yang kembali harus dibui. (YUAN ABADI/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Apes banget nasib tukang becak yang satu ini. Baru sepekan menikmati udara bebas, M Soleh, 38, harus rela kembali dijebloskan ke tahanan.

Pria yang tinggal di Jalan Donorejo IV Surabaya ini ditangkap lagi setelah mencuri handphone (hp) di Jalan Granting Utara Nomor 110, Surabaya pada setahun lalu.

Padahal, dia baru saja menjalani hukuman penjara usai melakukan aksi perampasan jalanan.

Penangkapan M Soleh dilakukan pada Minggu (2/12) lalu. Dia ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

Soleh memang menjadi target operasi Unit Reskrim Polsek Simokerto lantaran menjadi DPO (buronan) aksi pencurian hp di Jalan Granting pada November 2017 lalu.

“Satu temannya atas nama Ruslan sudah kami tangkap sebelumnya, sedangkan tersangka Soleh berhasil kabur hingga kami tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO),” ungkap Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih, Rabu (5/12).

Dalam menjalankan aksinya, Soleh dan Ruslan berkeliling berboncengan naik sepeda motor.

Mereka berkeliling ke sejumlah kawasan perumahan atau kos-kosan. Lalu ketika melihat rumah kos milik korban yang sepi, keduanya berhenti dan beraksi.

“Ruslan berpura-pura akan menanyakan alamat. Lalu dia melihat hp korban tergeletak di kamar kos dan langsung membawa kabur. Apes, Ruslan tertangkap,” ujarnya. 

Masdawati mengatakan, berdasarkan keterangan Soleh, setelah berhasil kabur usai mencuri HP di Jalan Granting, ia nekat kembali beraksi. Dia melakukan aksi perampasan di Jalan Waru hingga akhirnya tertangkap tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. 

“Setelah menjalani sidang di pengadilan, tersangka dijatuhi vonis penjara selama setahun,” terangnya.

Kemudian seminggu lalu dia baru bebas dari penjara. Polisi yang mendengar hal itu lantas menangkap kembali bapak dua anak tersebut.

Dia pun harus menjalani hukuman lagi untuk menebus perbuatannya. Kali ini karena mencuri hp bersama Ruslan.

Sementara itu, Soleh mengaku kapok dan berjanji akan berubah setelah keluar dari penjara untuk kedua kalinya.

Saat ditanya lokasi kabur selama menjadi DPO Soleh menjawab dengan nada yang menggelitik.

“Bagaimana saya kabur. Saya sudah diincar karena menjadi DPO ketika masih menjalani hukuman di penjara,” ujarnya nyinyir. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia