Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Debit Air Sungai Jagir Meningkat, Ribuan Ikan Mabuk

05 Desember 2018, 16: 39: 27 WIB | editor : Wijayanto

HASIL TANGKAPAN: Ikan mabuk hasil tangkapan warga di Sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya, Selasa (4/12).

HASIL TANGKAPAN: Ikan mabuk hasil tangkapan warga di Sungai Jagir, Wonokromo, Surabaya, Selasa (4/12). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Ribuan ikan diketahui mabuk di Kali Jagir. Banyaknya ikan yang terlihat mengapung ke permukaan air ini membuat warga sekitar berbondong-bondong rela berebut menjaring.

Peristiwa mabuknya ikan ini disinyalir akibat adanya peningkatan debit air sungai mempengaruhi konsis ikan-ikan tersebut. Kepala Seksi Peningkatan Kualitas dan Penyuluhan Lingkungan Hidup (LH), Ulfiani Ekasari mengatakan, fenomena tersebut bukan dikarenakan akibat limbah. Melainkan dikarenakan adanya peningkatan debit air pasca hujan yang mengguyur Surabaya.

“Jadi kemarin (Senin,3/12,Red) itu kan hujan deras, jadi jumlah air meningkat dan menyebabkan ikan-ikan itu mengambang (mabuk,Red). Bisa juga karena turbulensi,” jelas Ulfiani saat dikonfirmasi, Selasa (4/12).

Dirinya mengatakan debit volume air itu berasal dari daerah aliran sungai (DAS) brantas yang hulunya berada di kawasan Kabupaten Malang. Kemudian sampai ke Surabaya hingga memenuhi aliran Sungai Kalimas dan Jagir.

“Jadi debitnya bertambah, airnya membuat ikan tersebut mengambang dan dapat dengan mudahnya diambil warga,” tuturnya.

Salah satu warga Sidosermo 4 Gang 8A, Arifin mengatakan ikan ikan ini tampak mengambang sudah sejak pukul 11.00 WIB, Selasa (4/12). Lantaran terlihat banyak yang mengapung dirinya bersama warga lainnya mengambil perlatan untuk mendapatkan ikan tersebut. 

Dengan bermodalkan jaring yang ditambahi gagang kayu sepanjang tiga meter, ia menjaring satu persatu ikan jenis bader tersebut. “Biasanya jarang seperti ini, kalau tidak karena limbah, atau karena lumpur yang mempengaruhi oksigen ikan,” tuturnya.

Peristiwa mabuknya ikan jarang terjadi, tak heran jika banyak warga sekitar dan beberapa anak kampung sekitar beramai- ramai menjaring ikan. Tak hanya menjaring saja, juga ada yang membawa senapan angin untuk mendapatkan ikan-ikan tersebut. Ikan hasil tangkapan warga, ada yang dikonsumsi sendiri dan ada yang dijual di sekitar sungai. (gin/rud)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia