Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Pembelian Seragam Batal Masuk BOSda di Gresik

05 Desember 2018, 16: 04: 16 WIB | editor : Wijayanto

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik Khoirul Huda

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik Khoirul Huda (DOK/RADAR GRESIK)

GRESIK – Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik gagal memasukkan anggaran seragam ke dalam Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDa). Pasalnya, Dinas Pendidikan (Dispendik) khawatir hal ini akan menimbulkan persoalan dikemudian hari. Sebab, nanti masing-masing sekolah akan berbeda-beda nilai anggaran untuk satu seragam.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik Khoirul Huda mengatakan untuk anggaran seragam tahun depan tetap dilelang oleh Dispendik Kabupaten Gresik seperti tahun tahun sebelumnya. Sebab, rencana masuk BOSDa gagal. “Iya, Dispendik menolak kalau dimasukkan BOSDa, makanya tidak jadi,” ujarnya.

Dikatakan, dengan gagalnya anggaran seragam masuk BOSDa memang cukup membuat khawatir terjadi keterlambatan pengadaan. Sebab, selama dua tahun terakhir memang pengadaan selalu terlambat. “Tahun 2017 lalu juga terlambat, tahun 2018 juga kembali terlambat,” ungkap dia.

Untuk itu, pihaknya akan kembali bekerja keras untuk melakukan pengawasan pengadaan seragam sekolah. Jangan sampai keterlambatan seperti dua tahun terakhir. “Pokoknya jangan sampai pengadaan dilakukan Desember seperti tahun 2017 dan tahun ini,” ungkapnya.

Sebagai catatan, pada tahun 2018 Pemerintah dan DPRD Gresik kembali menyiapkan anggaran untuk pengadaan seragam bagi siswa SD dan SMP Negeri dengan nilai mencapai Rp 5,7 miliar. Namun, beberapa kali lelang seragam untuk sekolah negeri mengalami hambatan. Hingga terakhir pada 24 Oktober proses lelang mengalami kegagalan. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia