Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Jumputrejo Rawan Curanmor, Sepekan 9 Motor Digondol Maling

05 Desember 2018, 05: 47: 25 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Lokasi curanmor di Desa Jumputrejo RT 14 RW 4..

TKP: Lokasi curanmor di Desa Jumputrejo RT 14 RW 4. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Warga Sukodono tampaknya harua ekstra hati hati mengamankan kendaraan bermotornya.

Pasalnya dalam waktu tak kurang dari dua pekan terakhir, sembilan motor milik warga Desa Jumputrejo, Sukodono dibobol maling.

Menanggapi peristiwa tersebut, Radar Sidoarjo mencoba menelusuri sejumlah titik lokasi kejadian pencurian motor tersebut.

Titik pertama adalah rumah kos milik Hanafi, 23, di Desa Jumputrejo RT 12 RW 3, Sukodono. Di tempat itu, dua motor digondol maling.

Hanafi menuturkan, aksi pencurian tersebut terjadi pada Senin (3/12) dinihari. Saat ia bangun tidur, ia melihat motor Honda Vario 125 miliknya telah hilang dari parkiran.

"Saya terbangun mendengar suara motor, dan melihat di kejauhan ada dua orang pria mendorong motor," tutur Hanafi, Selasa (4/12)

Karena itu, dia curiga kedua pria tersebut adalah pelaku pencurian motor. Hanafi langsung berteriak dan mencoba mengejar pelaku. Namun mendengar teriakan itu, kedua pelaku malah berlari dan meninggalkan motor yang dituntunnya.

"Yang ditinggal ternyata motor honda Sonic milik tetangga kos. Motor saya (Honda Vario, Red) sudah tidak ada," sambung Hanafi.

Penelusuran berlanjut setelah Hanafi menceritakan jika di lokasi tersebut memang sering terjadi pencurian motor.

"Rumah depan (rumah keluarga Erna, Red) juga kehilangan motor hari Senin (26/11) lalu. Bahkan itu dua motor (Honda Vario, Red) hilang sekaligus.

Kejadiannya nyaris sama, yaitu motor diketahui hilang di pagi hari saat korban keluar rumah.

Tidak berhenti sampai di situ, penelusuran berlanjut setelah warga setempat menyebut di RT lain juga sempat terjadi pencurian motor. Tepatnya di RT 14 RW 4 di rumah milik Iswati, 35.

"Kejadianya hari Rabu (28/11) dini hari. Satu motor Honda Vario saya hilang dari garasi," sebut Iswati saat ditemui di rumahnya.

Selain itu, Iswati juga menyebutkan bahwa salah satu penghuni rumah kos di RT-nya juga kehilangan satu motor Honda Beat tidak lama setelah dirinya kehilangan motor.

Dalam kesempatan itu, Iswati juga mengeluhkan jika belum ada perkembangan dari pihak kepolisian dari kasus pencurian motor yang sudah dilaporkan tersebut.

Kemudian, penelusuran kembali berlanjut setelah Iswati juga menyebut di RT 18 RW 5 juga ada korban pencurian motor. Korban adalah Sri Wantini, 47. Bahkan, dia kehilangan tiga motor sekaligus.

"Satu motor Honda Supra X 125, dan dua motor Honda Beat. Kejadiannya hari Kamis (29/11) dini hari," sebut Sri Wantini, Selasa (4/12)

Sri Wantini melanjutkan, pada hari Jumat (30/12) sempat melihat salah satu motornya berada di pinggir jalan. Pihaknya langsung mengambil motor tersebut dan membawanya pulang.

Saya lupa pelaku yang membawa, pokoknya langsung saya minta dan dia (pelaku, Red) juga memberikannya," sebut Sri Wantini.

Selain itu, Sri Wantini juga sempat mengeluhkan jika anggota kepolisian belum juga mendatangi lokasi kejadian pencurian meski pihaknya telah melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Sukodono.

Menanggapi kasus tersebut, saat dikonfirmasi Kapolsek Sukodono AKP Sumono masih enggan berkomentar. “Maaf mas saya masih sakit,” ungkapnya singkat.

Kini kasus tersebut tengah dalam proses penanganan Polsek Sukodono. Warga berharap kasus curanmor yang terjadi di wilayahnya dapat teratasi dengan baik.(son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia