Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Seleksi CPNS di Kabupaten Gresik

Penuhi Passing Grade, Ratusan Peserta Ini Gagal Ikut SKB

04 Desember 2018, 16: 37: 56 WIB | editor : Wijayanto

Plt Sekda Gresik Nadlif

Plt Sekda Gresik Nadlif (DOK/RADAR GRESIK)

GRESIK – Kendati berhasil memenuhi passing grade (PG) sesuai Permenpan 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2018, Ratusan peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tidak bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Penyebabnya, mereka berada disatu formasi dengan peserta lain yang sama-sama memenuhi passing grade dan nilainya lebih rendah.

Dari data yang berhasil dihimpun, untuk peserta yang lulus Passing Grade (PG) sesuai dengan Permenpan 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2018 ada 462 orang. Dari 462 orang tersebut hanya 348 yang bisa mengikuti SKB. Sedangkan 114 peserta lainnya tidak bisa ikut SKB karena nilainya lebih rendah.

Kemudian, setelah muncul Permenpan 61/2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan PNS dalam Seleksi CPNS 2018 ada tambahan peserta SKB sebanyak 710 orang. Jumlah tersebut berasal dari hasil perankingan terhadap peserta yang tidak lulus PG. Sehingga, total peserta SKB CPNS 2018 untuk Kabupaten Gresik sebanyak 1.058 orang.

Pelaksana tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda) Gresik Nadlif mengatakan setelah dilakukan perankingan jumlah peserta yang bisa mengikuti SKB jumlahnya mencapai 1.058 orang. “Ada sekitar 10.58 yang bisa mengikuti SKB,” ujarnya.

Dikatakan, untuk pengumumannya sendiri rencananya akan dilakukan hari ini, Senin (3/12). Sebab, hasil verifikasi dan validasi hasil perangkingan peserta tidak lulus PG sudah dikirim Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). “Rencananya akan kami umumkan Senin,” imbuh dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Informasi, Data dan Pengembangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Reza Pahlevi mengatakan memang tidak semua peserta yang lulus PG bisa mengikuti SKB.

“Jika di dalam formasi tersebut banyak yang lulus PG maka hanya diambil 3 kali jumlah kuota. Jadi meskipun lulus PG kalau hasil perangkingan di bawah 3 kali jumlah kuota ya tidak lulus,” terangnya.

Pihaknya mencontohkan, jika dalam satu formasi kuotanya hanya 1 orang. Kemudian yang lulus PG ada 4 orang maka yang bisa ikut SKB hanya 3 orang saja. Sedangkan 1 orang dinyatakan tidak bisa ikut PG.

“Namun, jika dalam satu formasi kuotanya 3 orang. Kemudian yang lulus PG hanya 2 orang, maka otomatis 2 orang tersebut akan ikut SKB. Sedangkan sisa 1 kuota akan diambilkan 3 orang dari hasil perangkingan peserta yang tidak lulus PG,” imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia