Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Protes Jalan Berlubang, Warga Tanami Pisang

04 Desember 2018, 14: 59: 39 WIB | editor : Wijayanto

DITANAMI: Warga menaruh pot bunga di tengah Jalan Mayjend Sungkono agar pengendara tidak terjatuh.

DITANAMI: Warga menaruh pot bunga di tengah Jalan Mayjend Sungkono agar pengendara tidak terjatuh. (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

GRESIK -  Kerusakan Jalan Mayjend Sungko mendapatkan protes dari masyarakat. Kemarin, warga menaruh pot bunga tepat  di tengah jalan agar pengendara yang melintas tidak terjatuh. Namun, aksi itu membuat kemacetan yang cukup panjang. Sebab, kendaraan besar harus antri agar bisa melintas.

Dari pengamatan di lapangan kondisi kerusakan Jalan Mayjend Sungkono memang cukup parah. Sejumlah titik jalan terlihat ambles dan menyebabkan adanya lubang-lubang yang cukup besar. Padahal, jalan tersebut sebenarnya baru saja diperbaiki PT Pertagas usai kegiatan penanaman pipa berakhir.

“Saya sebenarnya setuju dengan pemberian pot bunga di lokasi yang berlubang. Tapi akibat hal tersebut jalan jadi macet,” ujar Rozikin salah satu pengendara yang melintas.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sukorejo Fathur Rohman mengatakan memang kondisi Jalan Mayjend Sungkono mulai banyak berlubang. Penyebabnya, karena guyuran hujan beberapa hari terakhir. “Iya memang kondisinya cukup banyak yang berlubang. Tapi saya tidak tahu pasti siapa yang menaruh pot bunga di tengah jalan tersebut,” ungkap dia.

Ditambahkan, pihaknya sangat mendukung aksi tersebut. Kalau perlu langsung ditanami pohon yang besar sekalian. “Sehingga, para pengendara tidak terjatuh saat melintas di lokasi tersebut,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gresik Gunawan Setiaji mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan Unit Reaksi Cepat (URC). Sehingga, perbaikan bisa segera dilakukan. “Nanti saya akan minta URC segera turun untuk melakukan perbaikan ringan,” ungkap dia. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia