Selasa, 19 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Jatim Dilanjutkan

30 November 2018, 16: 16: 42 WIB | editor : Wijayanto

SIMBOLIS: Menhub Budi Karya Sumadi menyerahkaan satu unit bus untuk kampus UMM yang ditandai dengan penyerahan replika kunci bus kepada Rektor UMM H F

SIMBOLIS: Menhub Budi Karya Sumadi menyerahkaan satu unit bus untuk kampus UMM yang ditandai dengan penyerahan replika kunci bus kepada Rektor UMM H Fauzan. (ISTIMEWA)

MALANG - Pemerintah pusat akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur sarana transportasi di wilayah Jawa Timur untuk mendukung percepatan perpindahan orang dan barang, serta mendukung tumbuhnya sektor ekonomi dan pariwisata di wilayah Jawa Timur.

KEJUTAN: Menhub Budi Karya Sumadi menyerahkan helm agar mahasiswa UMM sadar keselamatan di jalan.

KEJUTAN: Menhub Budi Karya Sumadi menyerahkan helm agar mahasiswa UMM sadar keselamatan di jalan. (ISTIMEWA)

Nantinya jalan tol akan terhubung di pulau Jawa, dari Merak hingga Banyuwangi. Saat ini jalan tol dari wilayah barat sudah sampai Madiun. Kemudian pembangun jalur kereta api doubletrack dari Solo hingga Surabaya.

Setelah membangun dan mengembangkan bandara Blimbingsari di Banyuwangi dan bandara Notohadinegoro di Jember, Jatim nantinya akan memilili bandara baru lagi di Kabupaten Kediri.

“Dengan telah berkembangnya infrastruktur, pemerintah pusat juga berharap peran serta dunia usaha dari swasta untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan tersebut. Sehinga dana yang dimiliki pemerintah bisa diperuntukkan bagi pembangunan di daerah-daerah terpencil, terluar, dan tertinggal,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kampus Universitas Muhamadiyah Malang (UMM), Jumat (30/11).

Dalam kesempatan tersebut, Menhub yang didampingi Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menjelaskan bahwa kehadirannya di kampus UMM adalah dalam rangka mensosialisasikan hasil pembangunan infrastruktur yang sukses mempercepat perpindahan orang dan barang serta menekan disparitas harga di Jawa dan luar Jawa, khususnya di wilayah timur Indonesia.

Menhub berharap dengan adanya informasi yang benar, maka mahasiswa akan berpikir lebih kreatif dan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang baru.

“Ketika selesai kuliah dan kembali ke kampung halaman masing-masing, mahasiswa tadi bisa menjadi motor penggerak,” kata Menhub.

Sementara itu Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mensosialisasikan keselamatan di jalan, mulai dari menyiapkan kendaran yang layak operasi dan kelengkapan surat-surat seperti STNK dan SIM. “Kalau menggunakan helm harus sampai klik,” pesannya.

Budi juga mengingatkan etika dalam berkendara. Seperti tidak melanggar peraturan lalu lintas, tidak berkendara ugal-ugalan, tidak melawan petugas, dan tidak ego yang dapat mengakibatkan kecelakaan pada diri sendiri maupun orang lain.

”Jika ingin selamat, patuhi semua peraturan yang telah ditetapkan dan tetap hati-hati dalam berkendara,” pungkas Budi Setiyadi. (pur/jay)

(sb/pur/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia