Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment

Timnas Indonesia Jaga Keangkeran Gelora Bung Karno

25 November 2018, 08: 20: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Timnas Indonesia

Timnas Indonesia (ISTIMEWA)

Jakarta – Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti tetap mengincar kemenangan saat lawan Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (25/11). Tiga poin tetap jadi target meski pertandingan tersebut tidak berpengaruh terhadap peluang timnya ke semifinal Piala AFF 2018.

Menurutnya kemenangan bisa menjadi obat pelipur lara karena kegagalan mereka ke babak empat besar. Bima pun akan menurunkan komposisi terbaik untuk lawan Filipina.

Tapi Bima juga akan memberikan beberapa kesempatan pemain yang pernah diturunkan, sebut saja Muhammad Ridho, Bagas Adi, hingga Dedik Setiawan. “Nanti ada beberapa pemain yang kami beri kesempatan. Tak banyak perubahan. Kami tak pikirkan apapun, yang penting nanti menang lawan Filipina,” ujarnya.

Bima menilai hanya kemenangan yang bisa menghibur anak asuhnya yang terpuruk usai mengetahui hasil Thailand lawan Filipina berakhir imbang. Tapi menurutnya Hansamu Yama dan kawan-kawan sudah bisa kembali tersenyum. 

“Pemain sudah bangkit dan bisa enjoy. Lupakan yang kemarin dan perbaiki di pertandingan lawan Filipina, karena kami harus memenangkan pertandingan terakhir,” imbuh Bima.

Skuad Garuda saat ini berada di peringkat keempat Grup B Piala AFF 2018 dengan tiga poin dari tiga laga. Hasil imbang yang diraih Filipina dan Thailand membuat keduanya sudah mengemas tujuh poin dan tak mungkin lagi bisa dikejar.

Tim Nasional Indonesia memiliki catatan impresif di ajang Piala AFF. Catatan yang dimaksud mereka belum sekalipun mengalami kekalahan ketika bermain di kandang. Meski sudah dipastikan tak bisa ke semifinal, Indonesia harus menjaga keangkeran saat bermain di Jakarta.

Apalagi mereka terakhir kalah di kandang pada Semifinal Piala AFF 2008. Setelah itu sembilan laga selanjutnya, skuat Garuda selalu meraih kemenangan. Termasuk terakhir melawan Timor Leste, 3-1.

Kini tantangan tersemat kepada Bima Sakti. Bima memang sudah dinilai gagal karena tidak bisa membawa Indonesia ke semifinal. Namun catatan impresif ini tidak boleh tercoreng oleh Filipina. Apalagi Filipina memperebutkan tiket ke semifinal dengan Thailand dan Singapura, kemenangan pun jadi incaran mereka. “Semua pemain punya tekad yang sama, mereka ingin menutup fase grup ini, meski hasilnya tidak baik buat kita, tapi yang pasti target kami memenangkan pertandingan besok,” tegas Bima.

Akan tetapi Bima menekankan sang lawan bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Mereka memiliki pelatih sekelas dunia yang membuat Azkals sebagai salah satu tim unggulan untuk juara tahun ini.

“Mereka punya pemain dengan postur tinggi, kemudian banyak pemain naturalisasi. Yang utama tentu kami siapkan untuk menghadapi bola set-piece mereka,” pungkas Bima.

Bima juga menyoroti kualitas permainan Filipina. Namun, sang pelatih menegaskan bakal mengerahkan 100 persen kemampuan Evan Dimas dan kolega agar meraih hasil positif dalam laga nanti. “Filipina punya organisasi yang bagus. Pertahanan maupun menyerang mereka juga demikian. Kami sepakat bermain maksimal dan memberikan kemenangan dalam laga nanti,” ujar Bima.(pps/rak)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia