Kamis, 17 Jan 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya
Aksi Komunitas Nol Sampah Surabaya

Stop Nyampah Plastik, “Rampok” Tas Plastik

24 November 2018, 14: 14: 17 WIB | editor : Wijayanto

PEDULI BUMI: Komunitas Nol Sampah mengampanyekan stop sampah plastik di arena CFD.

PEDULI BUMI: Komunitas Nol Sampah mengampanyekan stop sampah plastik di arena CFD. (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Berbicara sampah plastik, Kota Surabaya sudah banyak cara untuk mengatasinya. Salah satunya adalah mendaur ulang sampah plastik menjadi  bahan-bahan bernilai jual. Dalam hal ini ada sebuah komunitas yang peduli dengan sampah. Yaitu Komunitas Nol Sampah Surabaya.

Komunitas yang berdiri sejak tahun 2009 ini, ternyata sangat getol memberikan pengetahuan dan kampanye pada masyarakat mengenai bahaya sampah plastik.

Komunitas Nol Sampah Surabaya mengampanyekan pada masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dengan cara  yang unik. Salah satunya dengan cara merampok tas atau kantong sampah berbahan plastik.

Tenang saja, merampok dari komunitas ini bukan tidak kriminal. Dalam artian merampok adalah menukar kantong plastik dengan kantong baru berbahan kain.

Koordinator Komunitas Nol Sampah Surabaya, Hermawan Some menjelaskan, di komunitasnya menggunakan sampah plastik ada dosanya.

“Dosa-dosa ini bukan tentang masalah keyakinan agama, tetapi dosa ini kami sebut penggunaan kantong plastik ini sangat berbahaya bagi keberlangsungan makhluk Bumi,” jelas Hermawan Some yang biasa disapa Wawan ini, Sabtu (24/11).

Dengan adanya komunitas ini, Wawan mengajak anak muda Surabaya yang memiliki rasa kepedulian tinggi dengan Bumi. Salah satunya mengajak rekan sebayanya  untuk stop menggunakan sampah plastik.

Wawan menjelaskan, program merampok sampah plastik merupakan bagian dari diet kantong plastik. Saat itu, ia bersama anggotanya menggunakan media car free day untuk mengkampanyekannya.

“Jadi rampok tas kresek itu adalah untuk menarik perhatian masyarakat saat itu. Karena isu rampok tas kresek ini sangat menarik dari segi bahasa, dan membuat orang penasaran,” tutur Wawan.

Pemerintah telah menetapkan target dalam pengurangan sampah plastik mengacu pada Perpres No. 97/2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yaitu jumlah pengurangan sampah plastik 30% pada tahun 2025.

Saat ini Komunitas Nol Sampah Surabaya, juga akan melakukan kampanye mengurangi membawa botol plastik air kemasan. Oleh karena itu Wawan dan relawan lainnya mengimbau masyarakat untuk membawa tumblr sebagai wadah penggantinya. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia