Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Djanur Ingin Perpanjang Kontrak di Persebaya

24 November 2018, 13: 41: 07 WIB | editor : Wijayanto

BETAH: Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman (kanan) dan asisten Bejo Sugiantoro.

BETAH: Pelatih Persebaya Djajang Nurjaman (kanan) dan asisten Bejo Sugiantoro. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya - Pelatih Persebaya Djajang Nurdjaman betah berada bersama skuad Green Force. Mantan pelatih Persib dan PSMS Medan ini pun berharap kontraknya diperpanjang.  Pelatih yang akrab dipanggil Djanur ini, mulai menangani Persebaya pada 25 Agustus 2018 untuk menggantikan tugas Angel Alfredo Vera. Pelatih asal Majalengka tersebut resmi menangani tim kebanggaan Bonek pada September 2018.

Bersama Djanur, menunjukkan laju sip dengan ada di urutan ketujuh. Saat ini, Persebaya menyisakan tiga pertandingan, dua di kandang dan satu kali tandang. Yakni menjamu  Bhayangkara FC, Senin (26/11), kemudian bertandang ke Medan dijamu PSMS Medan, Sabtu (1/12) dan terakhir menjamu PSIS Semarang, Sabtu (8/12).

Setelah tiga bulan menangani Persebaya, Djanur merasa cocok dan ingin bertahan dengan waktu yang lama di tim asal Surabaya. Seperti halnya kala dia bersama Persib Bandung.

"Jujur saya cukup jatuh cinta dengan tim Persebaya. Namun hingga kini belum ada pembicaraan , jujur saya tidak tahu apakah cukup sampai Desember (sesuai kontrak) atau diperpanjang," kata Djanur, usai memimpin latihan di Stadion Jenggolo Sidoarjo, Jumat (23/11).

Djanur berharap ada penawaran lain dari majamanen Persebaya. Yakni, memberikan perpanjangan kontrak. "Tentu jika ada tawaran, maka saya pasti mau memperpanjang. Karena saya sudah betah," tambah Djanur.

Alasan yang membuat betahnya Djanur di Persebaya bukan hanya soal tim dan kotanya, namun suporter yang memiliki antusiasme tinggi mendukung klub. "Manajemen tim ini sangat baik, pemain muda juga potensi, kotanya juga luar bisa, serta Bonek juga sangan antusias dengan tim ini. Itu yang membuat saya betah," ujar dia.

Kendati betah di Surabaya, Djanur tak membaw akeluarga ke Kota Pahlawan itu. Dia memiliki cara jika keluarga ingin menyaksikan pertandingan Persebaya. "Kalau mau menyaksikan pertandingan biasanya saya jemput, kalau untuk tinggal dalam waktu lama di Surabaya saya kira enggak," ujar Djanur.(sam/rak)

(sb/sam/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia