Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Santet Tak Runtuhkan Langkah Pelakor Rebut Suami Orang

24 November 2018, 12: 53: 06 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Zaman now, orang makin berani. Meskipun nyata-nyata sudah jadi milik orang, tetap ada saja yang maju mau menikung. Bahkan, ilmu santet pun dilawan. Semuanya mental sama pelakor. Ya macam Sephia, 32, ini.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Donwori, 37, dan Karin, 35 adalah pasangan suami istri. Keduanya sudah menikah belasan tahun dan telah dikarunia dua orang anak. Satu duduk di bangku TK dan satunya lagi sudah masuk SD. Namun, dasar Donwori mata keranjang. Ia masih saja jatuh cinta dengan perempuan tetangga desa. Sebut saja namanya Sephia, yang juga sudah memiliki keluarga dan anak.

Sepertinya, cinta yang baru mengalahkan cinta lama. Merasa cocok satu sama lain, Donwori dan Sephia sepakat untuk menceraikan pasangan masing-masing. Keinginan bercerai untuk menikah lagi ini pun disampaikan blak-blakan kepada orang tua Karin. Keputusan Donwori tentu saja membuat geger keluarga. Mungkin, di pikiran mereka, bisa-bisanya dengan santai selingkuh dan mau nikah lagi.

Meski rencana pernikahannya ini ditentang banyak orang, Donwori tetap maju. Pantang mundur.  Ia bahkan sudah menentukan tanggal dan tempat pernikahan yang akan dilaksanakan sesaat setelah urusan perceraiannya selesai. Dengan santainya, ia juga mencarikan kediaman baru untuk Sephia yang hanya berjarak seperseratus langkah dari kediamannya dan Karin. 

Rupanya, tindakan Donwori ini memicu kemarahan keluarga besar Karin.  Di tengah masa penantian untuk segera dihalalkan, ada yang salah dari sikap Sephia. Ia bertindak layaknya orang gila. Yang sering cengar-cengir di halaman, tertawa sendiri, bicara sendiri. Kencang-kencang. Padahal sebelumnya, Sephia adalah tipikal perempuan introvert yang hanya mengunci diri di dalam rumah. Sontak, sikap aneh Sephia memicu tanda tanya banyak warga. Sephia pun jadi omongan sana-sini.   “Sempet khawatir aku Mbak. Mosok durung tak rabi gendeng disikan,” kata Donwori menjiwai saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Namun, Donwori tidak langsung ilfil melihat perubahan sikap Sephia. Merasa ada yang tidak beres, ia berinisiatif membawa Sephia ke dukun. Dari sini ketahuan. Kata si dukun, Sephia kena santet yang dikirim oleh keluarga Karin. “Ya biasa. Mereka gak terimo nyawang aku nikah lagi,” aku Donwori, santai.

Namun, apakah santet itu membuat Sephia mundur dan cinta keduanya luntur?  Oh saja tentu tidak. Rupanya cinta Donwori dan Sephia sudah sangat dalam hingga tak  terpisahkan lagi. Justru rintangan itu membuat keduanya kain mantab untuk segera menikah. “Sudah gak peduli Mbak sama omongan orang. Sudah kadung cinta. Kalau enggak sama dia, aku emoh. Santet aja berkali-kali. Akan tetap tak lawan,” pungkas pria asal Dupak ini. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia