Minggu, 16 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Ditinggal Kerja, Ketahuan Ngamar dengan Papa Mertua

22 November 2018, 15: 31: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Hormat pada mertua, tentu wajib hukumnya. Karena mertua sejajar dengan orang tua. Namun ya jangan keblablasan ‘hormatnya’. Saking hormatnya, sampai mau diapa-apain. Seperti rasa hormatnya Karin, 28, ini. Yang mau-maunya dipacari mertua sendiri.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Terkadang, sesuatu yang kita anggap menyebalkan, merepotkan, dan bodoh, bisa jadi menuntun kita pada suatu kebenaran. Ceileh. Seperti yang dialami Donwori, 33. Andai saja tidak meninggalkan sepatunya di rumah dan nyelop saat ngantor, mungkin ia tidak akan bisa mengungkap perselingkuhan istri yang bisa dibilang bejat ini.

Ya, Donwori memergoki Karin selingkuh, secara tidak sengaja. Selingkuhannya juga tak jauh-jauh dari penghuni rumah yang sama. Sebut saja namanya Donjuan, yang tak lain adalah mertua Karin alias ayah Donwori.

Ceritanya, beberapa jam sebelum talak ia jatuhkan, Donwori pamit kerja. Namun pagi itu agaknya pikiran Donwori sedang eror. Hingga alih-alih memakai sepatu, ia melenggang menuju kantor dengan sendal butut. Ia baru sadar ketika sudah sampai separuh perjalanan.

Karena tidak punya cadangan sepatu di kantor, ia akhirnya putar balik ke rumah. Sampai di halaman, Donwori belum menangkap gelagat mencurigakan. Semua nampak sama. Rumah sepi dan sunyi. Hal normal yang terjadi di pagi hari di sebuah perumahan. Namun, saat masuk, ia heran karena rumah juga terasa sepi. Padahal biasanya istri sudah nampak sibuk berberes.

Keheranannya berubah menjadi curiga manakala ia mendengar suara berisik dan mendesah dari dalam kamar ayahnya sendiri. Dan bodohnya, ketika ia mendekat, rupanya pintu dibiarkan terbuka lebar. Menampakkan adegan menjijikkan yang dilakukan Donjuan dan Karin. Beberapa saat, mereka tak menyadari kehadiran Donwori hingga kemudian kelabakan dan meminta maaf pada kesalahpahaman yang dilihat suami Karin itu. “Wong sudah jelas-jelas salah. Aku lihat dari mataku sendiri. Tapi tetep aja pakai alasan,” kata Donwori penuh emosi dalam sesi curhat singkatnya di sebuah kantor pengacara di dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Donwori bercerita, ia tak begitu ingat apa yang  dikatakannya kepada Karin saat itu. Mengetahui kenyataan bahwa istrinya selingkuh dengan bapaknya sendiri saja, sudah membuat Donwori pusing dan terpukul. “Kayak kena pukul benda besar. Shock, lemes, malu, nggak percaya, marah. Campur aduk jadi satu. Yang jelas, talakku jatuh seketika itu juga,” papar pria asal Rungkut Timur ini.

Selanjutnya, urusan perceraian diselesaikan Donwori dengan super cepat. Ia rela bayar mahal pengacara agar tak perlu drama lagi di persidangan. Hal ini karena sudah ketahuan salah, si Karin nekat emoh dipisah. Mungkin urat malunya sudah lama hilang kali. ”Pokoknya urusan cepet kelar. Gak kedawan lakon,” pungkas Donwori, masih dengan penuh amarah. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia