Sabtu, 15 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Tak Maksimal Cetak Uang, PDAM dan PDAU Akan Jadi Perumda

19 November 2018, 16: 35: 39 WIB | editor : Wijayanto

Sekda Pemkab Gresik Ahmad Zaini

Sekda Pemkab Gresik Ahmad Zaini (DOK/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Dua perusahaan daerah (PD) di Kabupaten Sidoarjo dinilai tidak maksimal dalam pelayanan. PDAM Delta Tirta misalnya, cakupan layanannya hanya 37 persen. Sedangkan PD Aneka Usaha (PDAU) tidak memberikan laba yang maksimal. Pemkab pun memutuskan untuk membenahi kedua perusahaan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan, pemkab akan memacu kedua PD tersebut untuk meningkatkan kinerja. Pertama dengan mengubah PD menjadi perusahaan umum daerah (perumda).

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, pemerintah pusat meminta setiap perusahaan berubah status. Ada dua pilihan: perumda atau perseroda. "Kami memilih yang perumda," katanya.

Zaini menilai perumda paling cocok karena dua perusahaan tersebut 100 persen sahamnya milik pemkab. Jika perseroda, ada pihak ketiga yang menguasai saham. Dikhawatirkan, jika ada pihak ketiga pelayanan jadi tidak maksimal karena mengutamakan keuntungan.

Perubahan status itu sudah dirancang dengan mengirimkan raperda ke DPRD Sidoarjo. Untuk PDAM Delta Tirta, rancangan perubahan status sudah dikirimkan. Sedangkan PDAU menyusul.

Bentuk perbaikan perusahaan daerah kedua adalah memilih pimpinan perusahaan. Saat ini keduanya masih dipimpin pelaksana tugas (plt) dan pejabat sementara (pjs). Zaini memastikan dalam waktu dekat keduanya akan menggelar seleksi direksi.

Menurut dia, perusahaan harus memiliki pimpinan definitif. Agar pemkab tidak lagi disibukkan memperpanjang jabatan pelaksana tugas. "Seharusnya pimpinan tidak dibatasi

waktu," ucapnya. (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia