Sabtu, 15 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Sindir Suami di Status Fb, Istri Dihajar Sampai Lebam

19 November 2018, 13: 47: 32 WIB | editor : Wijayanto

TERSANGKA: Theofilus Christian (tengah) diapit petugas Polsek Sukomanunggal.

TERSANGKA: Theofilus Christian (tengah) diapit petugas Polsek Sukomanunggal. (ISTIMEWA)

SURABAYA – Tak terima disindir di medsos, seorang suami tega menghajar istrinya. Hal itu dialami oleh Putri Ayu Aprelia, 25. Wanita yang tinggal di Jalan Kupang Jaya I/4, Sonokwijenan, Sukomanunggal, Surabaya ini digampar beberapa kali oleh suaminya, Theofilus Christian, 30. Akibatnya, korban mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya.

Pemicu aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini terhitung sepele. Yakni, tersangka merasa tersinggung dengan update status istrinya tersebut di Facebook (Fb). Sang istri menyindir suaminya yang pengangguran dan tidak bekerja.

Seperti disampaikan Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Misdianto, kasus KDRT ini berawal saat Putri pulang kerja lembur, Minggu (18/11). Dalam keadaan capek, ibu satu anak ini lantas menyusui bayinya. Sementara, suaminya yang pengangguran justru sibuk main game di handphone.

“Mungkin karena jengkel, korban curhat ke facebook. Dalam statusnya, korban bercerita tentang keadaan keluarganya. Namun hal itu dianggap tersangka sebagai bentuk sindiran," ungkap Misdianto, Senin (18/11).

Sebelum terjadi aksi KDRT, pasangan suami istri (pasutri) ini sempat cekcok mulut. Hal itu usai Christian membanting gelas di dapur dan ditegur oleh korban. Tak terima, tersangka semakin emosi dan gelap mata. "Tersangka pun melampiaskannya dengan melakukan pemukulan terhadap istrinya," terangnya.

Tak hanya sekali, korban dipukuli dengan tangan kosong di bagian kepala, mata dan bibir. Hal ini membuat korban mengalami luka lebam di kedua matanya. Bahkan, mulutnya juga sobek digampar tersangka.

"Korban berteriak minta tolong dan didengar oleh tetangga. Hingga akhirnya melaporkan kasus ini kepada kami," imbuhnya. Meski berusaha didamaikan, namun korban bersikeras untuk membawa suaminya ke penjara.

Sebab setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata tersangka sudah berulangkali memukuli istrinya. Bahkan, tersangka pernah menjambak dan menyeret istrinya dari lantai satu ke lantai dua rumah. Hal ini yang membuat korban tak tahan lagi dengan kelakuan suaminya. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia