Sabtu, 15 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

Bawaslu Tertibkan Stiker Caleg di Angkot

12 November 2018, 17: 16: 28 WIB | editor : Wijayanto

PERSIAPAN: Bawaslu Kabupaten Gresik menggelar rapat persiapan penertiban APK melanggar aturan.

PERSIAPAN: Bawaslu Kabupaten Gresik menggelar rapat persiapan penertiban APK melanggar aturan. (FAHTIA AINUR ROFQ/RADAR GRESIK)

GRESIK – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik segera menertibkan stiker caleg yang terpasang di kaca belakang mobil angkot. Rencananya, mereka bakal menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan penertiban tersebut. Sebab sesuai aturan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan tegas melarang pemasangan stiker apapun yang menempel di mobil angkutan umum.

Ketua Bawaslu Gresik, Maslukhin Musda mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Antara lain Dishub, Kepolisian, Satpol PP, dan Parpol tentang rencana penertiban itu.

Dia berharap, segera dilakukan pertemuan semua parpol peserta pemilu untuk menarik semua alat peraga kampanye (APK) yang kadung terpasang di angkot.

Selain peserta pemilu, Bawaslu juga akan memberikan peringatan berupa surat kepada organisasi angkutan. Tujuannya memberikan informasi agar tidak ada lagi gambar caleg yang menempel di mobil angkutan umum. "Sebelum kita tindak tegas, kami imbau dulu," ungkap Maslukhin.

Menurut Maslukhin, selain Kemenhub, penyelenggara juga mengatur larangan tersebut dalam Peratutan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 33 tahun 2018. Hal itu agar tercipta situasi kampanye yang aman dan adil. "Yang boleh ditempeli stiker caleg itu kenderaan pribadi dan mobil operasional. Itu pun ada aturan khusus," jelasnya.

Atutan khusus tersebut juga dijelaskan, bahwa mobil branding baik kendaraan pribadi maupun operasional, juga dilarang menempel nomor urut parpol dan caleg tertentu. Jika didapati pelanggatan demikian, pihaknya tidak akan segan untuk segera mencopot.

Sementara itu Nadhori Komisoner Bawaslu Gresik Bidang Penindakan menambahkan, demi optimalnya penindakan, pihaknya juga bakal mengumpulkan para Panwascam untuk memantau angkutan umum tersebut. Rencana ini akan berlangsung hingga pemilu telah selesai. "Iya kami juga akan meminta bantuan kepada Panwas Kecamatan, mereka akan kita tugaskan sesuai wilayah kerjanya," imbuh dia. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia