Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Pernikahan 6 Tahun Bubar karena "Siraman Rohani" Pebinor

Jumat, 09 Nov 2018 15:50 | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Agama mana pun tidak ada yg mengajak pada kesesatan. Menelikung istri orang, misalnya. Namun, ada saja oknum yang bawa-bawa agama untuk maksiat. Contohnya Donjuan, 31, ini. Ia telah merusak hubungan pasangan Karin, 28, dan Donwori, 28 yang sudah berjalan enam tahun. Donjuan pun sukses menjadi pebinor alias perebut bini orang. 

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Sembari menunggu giliran sidangnya, Donwori curcol tentang kehidupan rumah tangganya yang diyakininya segera hancur. Ia mengaku terpukul. Karin, istrinya, satu-satunya perempuan yang ia cintai sejak awal kuliah, memilih memutuskan hubungan karena tertarik pada pria lain. 

Pria asal Sememi ini mengaku, kalau harus jujur-jujuran, dia emoh berpisah. Namun, apalah dikata. Sepertinya Karin, istrinya lah yang sudah enggan melanjutkan hidup dengannya. Itu semua ditunjukkan pada sikap sehari-harinya yang tak sehangat dulu. 

Gelagat mencurigakan sebenarnya sudah lama dirasakan Donwori. Tanpa angin tanpa hujan, suatu saat Karin meminta hitung-hitungan jelas perihal cicilan rumahnya. Kata Donwori, rumah yang kini mereka tinggali memang dicicil keduanya sejak masih pacaran. Nyicilnya patungan. Tiap bulan separo-separo. Harusnya, cicilan itu lunas di penghujung tahun ini. Namun firasat Donwori tak enak menanggapi usulan Karin.  "Katanya sih biar sama-sama enak, tapi ya buat apa wong sekarang kita sudah jadi pasangan," kata Donwori ketika ditemui Radar Surabaya di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya. 

Dan benar, firasat buruknya itu terbukti satu bulan kemudian. Tanpa perasaan, Karin meminta cerai. Alasannya karena lelah dan tak lagi menemukan kecocokan. Karena gugatan mendadak itu, sempat Donwori merasa shock. Ia berkali-kali bertanya pada Karin, apakah istrinya itu hanya bercanda. Namun mirisnya, Karin sungguhan mengajukan gugatan. 

Yang lebih menyayat hati Donwori, seperti masalah rumah tadi, tanpa beban Karin mengajak suaminya itu hitung-hitungan gono gini. Padahal Donwori saja belum sepenuhnya sadar dari keterkejutannya. 

Karena belum bisa menerima kenyataan, saat itu Donwori mendesak Karin untuk berkata jujur. Apakah benar hanya karena tak cocok atau kemungkinan lain. Seperti selingkuh, misalnya. Menanggapi pertanyaan Donwori, tak disangka, Karin menanggapinya dengan jujur.  "Katanya ia sudah jatuh cinta pada lelaki baru dan mau segera menikah dengannya," ujar Donwori, diikuti dengan hembusan nafas berat. 

Bak menaburi garam di atas luka sendiri, Donwori masih mengejar Karin dengan berbagai pertanyaan. Ia tanya, apakah si selingkuhannya tahu kalau Karin adalah istri orang. Kenapa beraninya menjalin hubungan. Namun lagi-lagi jawaban Karin dingin tanpa perasaan. "Aku jujur ke dia kalau sudah punya suami. Maaf tapi aku gak jujur ke kamu kalau punya selingkuhan." Begitulah jawaban Karin atas pertayaan Donwori

Kalau dipikir-pikir, Karin sepertinya perempuan berhati dingin. Masih belum bisa terima, Donwori pun mulai kepo dengan isi WA istri yang sejak dulu ia hormati privasinya. Dan eh lha dalah. Dia menemukan chat teratas dengan nama Donjuan. Dari chat-nya ini, ia tahu kalau Donjuan sering mengirimkan siraman rohani ke Karin. 

Ajakannya macam-macam. Salat tepat waktu, salawat, banyak berdoa dan puasa-puasa sunnah untuk melancarkan urusannya. Namun dari pesan-pesan itu ada beberapa yang menggelitik Donwori untuk menyiram Donjuan dengan air. Biar insaf.  "Seenaknya dia bilang, ‘Jangan lupa baca salawat sama surat-surat pendek ya, Dek. Supaya kamu bisa milih dengan jernih, aku atau suamimu yang sudah berusaha memililikimu enam tahun lamanya,’" cerita Donwori mengulang isi chat Karin yang diterimanya dari Donjuan. 

Dalam hati Donwori mengumpat. Bajindul setan alas sekali itu si Donjuan. Nikung istri orang dengan cara yang syar'i. Dipikir agama dijadikan kendaraan untuk menggaet lawan jenis apa? (*/opi) 

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia