Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Arebi Dorong Penjualan Properti Lewat Broker

Jumat, 09 Nov 2018 09:54 | editor : Wijayanto

ILUSTRASI: Pembangunan properti hunian di wilayah Surabaya Barat.

ILUSTRASI: Pembangunan properti hunian di wilayah Surabaya Barat. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) gencar mendorong penjualan properti melalui agen. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menyelenggarakan Arebi Expo. Kegiatan tersebut dinilai dapat meningkatkan awareness masyarakat untuk melakukan transaksi properti melalui broker yang merupakan anggota Arebi.

Ketua Arebi Jawa Timur Rudy Sutanto mengatakan, Arebi sebagai asosiasi yang menaungi para broker properti profesional ingin menjembatani anggota dengan para developer, sehingga terjalin hubungan kerja sama yang baik dan saling menguntungkan. Menurutnya, broker properti dan developer saling membutuhkan dan harus bersinergi untuk memberikan efek positif bagi pasar properti di Surabaya.

"Yang berpartisipasi di event ini ada 18 developer dari 7 negara yang sudah menjalin kerja sama dengan para anggota Arebi,” tuturnya di Surabaya, Kamis (8/11).

Rudy mengungkapkan, pihaknya menargetkan selama lima hari pameran tersebut dapat menghasilkan transaksi senilai Rp 500 miliar. Dan pameran yang dilaksanakan tanggal 7 - 11 November itu membidik semua segmen, mulai dari low hingga high.

"Segmen yang kami sasar merata. Karena mencakup harga rumah yang seharga Rp 400 juta-an, apartemen Rp 400 juta, hingga properti yang seharga miliaran juga ada," ungkap Rudy.

Namun dari semua kategori tersebut, yang memiliki kontribusi besar biasanya berasal dari segmen properti di bawah Rp 1 miliar. "Biasanya kalau seperti itu banyak digunakan oleh pemula atau generasi milenial," tuturnya lagi.

Menurutnya, generasi milenial kini sudah banyak yang tertarik untuk investasi properti. Sebab kini sudah ada banyak kemudahan dan keringanan. Contohnya, DP bisa dicicil. Tidak seperti zaman dulu kalau membayar DP langsung saat itu
juga tanpa dicicil.

"Jadi sangat meringankan untuk anak muda atau keluarga muda bisa memiliki rumah sendiri. Intinya, banyak yang sudah memiliki pemikiran bahwa properti adalah investasi yang baik untuk masa depan," tegas Rudy.

Ketua Umum Arebi Lukas Bong juga menambahkan, saat ini adalah momen yang paling tepat untuk membeli dan berinvestasi di properti. Sebab, dari sisi harga masih belum mengalami kenaikan yang signifikan bahkan cenderung stagnan. Di samping itu juga banyak developer yang menawarkan promo menarik ditambah bunga bank yang cukup rendah. Sehingga membuat harga properti lebih terjangkau.

"Karena kalau tahun depan ada momen pemilu. Nah biasanya sesudah pemilu pasti harga properti naik kembali. Jadi saat inilah kesempatan buat inves properti," ungkap Lukas. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia