Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pamit Tidur Bablas ke Akhirat

Jumat, 09 Nov 2018 05:05 | editor : Wijayanto

MENDADAK: Petugas dibantu warga mengevakuasi korban,

MENDADAK: Petugas dibantu warga mengevakuasi korban, (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Usai beli obat batuk dan tidur, Abdur Rohman, 31, warga Jalan Banowati I, Simokerto diketahui meninggal dunia, Kamis (8/11) pukul 13.20. Padahal sebelumnya, korban sempat tidur di lokasi tambal ban depan Stasiun Depo VII, Jalan Sidotopo Kidul.

Abdul Hasan, tukang tambal ban yang membangunkannya terkejut mengetahui tubuh korban sudah lemas. Ia lantas menidurkannya di trotoar dan dinyatakan meninggal dunia. Korban dibawa ke rumah sakit kemudian dilakukan visum oleh kepolisian.

Kanitreskrim Polsek Semampir AKP Junaidi mengatakan, dari keterangan saksi Abdul Hasan, sehari-hari korban berada di tempatnya untuk menemani ngobrol. Saat itu sekitar pukul 12.00, ia mengajak korban  dan seorang karyawannya makan lontong balap bersama.

Usai makan lontong balap, korban berpamitan mau ke minimarket. "Katanya mau beli obat batuk, kemudian ia kembali dan langsung minum obat tersebut," jelasnya.

Setelah meminum obat batuk cair itu, korban pun pamit tidur di bangku dengan posisi miring. Sekitar 15 menit kemudian, Hasan yang curiga mencoba membangunkan korban. Namun ternyata korban sudah tak sadarkan diri dan tubuhnya lemas.

Hasan lantas memindahkan jenazah Abdur Rohman ke trotoar jalan beralaskan terpal untuk diperiksa. "Innalillahi, ternyata korban sudah meninggal dunia," katanya.

Dari keterangan pihak keluarga, malam hari sebelum kejadian yang bersangkutan mengeluh jika badannya sakit semua. Namun saat itu disuruh periksa ke dokter. "Masih kami selidiki, namun dugaan sementara korban meninggal dunia karena serangan jantung," katanya. (gun/jay)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia