Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Dua Begundal Perampas HP Pelajar di KIG Dicokok

Kamis, 08 Nov 2018 18:47 | editor : Wijayanto

PERAMPASAN: Ipda Moch Dawud (kiri) mengamankan kedua perampas HP di Kawasan Industri Gresik.

PERAMPASAN: Ipda Moch Dawud (kiri) mengamankan kedua perampas HP di Kawasan Industri Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK – Komplotan perampas handphone di sekitar Kawasan Industri Gresik (KIG) akhirnya dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Kebomas. Dua pelaku diamankan polisi, masing-masing Joko Wicaksono, 23, pengamen asal Jalan Jaksa Agung Suprapto,  Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Gresik. Serta Miftakhul Ainul Faiz, 18, warga Jalan Dr. Sutomo, Gang 12 Rt 3 Rw 1, Kelurahan Tlogopatut, Kecamatan Gresik.

Kedua pelaku ditangkap usai merampas handphone milik seorang pelajar di KIG Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Korban diketahui bernama M Arif Santoso, 13, asal Kelurahan Tlogobendung. Dia bersama temannya Inasyah Anta Darinya , 13 , asal Desa Singosari, Kecamatan Kebomas.

Ceritanya, kedua pelajar tersebut bertemu di jalan raya KIG janjian hendak pergi malam minggu keliling kota. Sesampai di KIG keduanya berhenti sejenak. Namun, tidak lama kemudian kedua korban didatangi pelaku yang mengendarai sepeda motor. Kepada korban, Joko, salahsatu pelaku menyebut dirinya adalah penjaga keamanan wilayah KIG.

Korban dituduh telah memasuki wilayah keamanan tanpa izin dan akan diperiksa. Namun, jika ingin lolos, kedua korban harus menyerahkan HP sebagai jaminan agar tidak kabur. Tidak hanya HP, pelaku juga menyuruh korban pulang mengambil uang Rp 200 ribu.

Digertak demikian, korban pun pulang kerumah mengambil uang untuk diserahkan ke pelaku. Hanya saja, saat kembali ke KIG, kedua pelaku sudah tidak ada di tempat. Sadar dirinya ditipu, korban kemudian melaporkan  kejadian itu ke Polsek Kebomas.

Panit 1 Reskrim Polsek Kebomas Ipda Moch Dawud menjelaskan, setelah menerima informasi dia mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mendapat informasi jika kedua pelaku adalah perampas HP korban. Berbekal data tersebut, polisi menjemput pelaku di rumahnya masing-masing.

Ipda Dawud menjelaskan, Joko sudah empat kali masuk penjara untuk kasus serupa. Sebelumnya pernah terjerat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kemudian pemerasan. Pemuda bertato itu sepertinya tidak pernah kapok. "Keduanya sudah kami tetapkan tersangka. Mereka telah ditahan," imbuhnya.

Berdasarkan keterangan tersangka, handphone hasil rampasan dijual. Uangnya digunakan untuk membeli minuman keras. "Pengakuannya digunakan beli miras untuk mabuk-mabukan," kata mantan Kanit Pidana Umun (Pidum) Satreskrim Polres Gresik tersebut.

Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang perampasan. "Ancaman hukuman diatas lima tahun penjara," pungkas Panit I Reskrim Polsek Kebomas. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia