Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Tersangka Pembunuhan Tarik Bersikukuh Tak Direncanakan

Lakukan Reka Ulang, Membunuh karena Diejek

Kamis, 08 Nov 2018 18:19 | editor : Wijayanto

Tersangka Andri

Tersangka Andri (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SURABAYA)

SIDOARJO – Polisi melakukan reka ulang kasus pembunuhan yang menewaskan Nikko Dwi Anggrian, 22, warga Desa Klantingsari RT 6/RW 2, Tarik, Kamis (8/11). Upaya tersebut dilakukan untuk mengungkap dan memperjelas aksi sadis tersangka yang dimungkinkan luput dalam penyelidikan.

Untuk kepentingan ini, petugas dari Polresta Sidoarjo dan Polsek Tarik langsung mengeler tersangka Andri Siswandoyo, 34, warga Desa Kemuning, Tarik ke lokasi pembunuhan.

Setibanya di Jalan tuang Mergosari, Tarik, tersangka langsung diminta memeragakan sejumlah adegan yang terkait aksi pembunuhan yang dilakukannya pada Minggu (14/10) lalu.

Tak hanya tersangka, sejumlah saksi seperti rekan korban yang sempat mengetahui aksi tersebut juga ikut melakukan reka adegan. Satu per satu adegan mulai dari saat korban mengejek tersangka dengan membleyer gas motor hingga adegan tersangka meninggalkan mayat korban di tengah sawah diperagaakan. 

“Total ada 19 adegan yang diperagakan tersangka,” beber Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muhammad Harris, Kamis (8/11)

Kendati demikian, saksi kunci Nia yang merupakan pacar tersangka tidak nampak dalam reka ulang tersebut. Perannya digantikan oleh anggota polisi wanita. “ Nia belum bisa ikut reka ulang karena masih sakit. Dia belum bisa jalan,” sambung Harris.

Mantan Kapolsek Simokerto ini mengatakan, dari 19 adegan yang diperagakan, disimpulkan tak terlalu jauh dari hasil penyelidikan yang telah dilakukan. “Sementara semua masih sesuai dengan keterangan saksi dan tersangka yang sudah diperiksa,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Andri Siswandoyo bersikukuh jika aksi pembunuhan yang dilakukannya adalah spontan. “Nggak ada rencana, karena saya membela diri. Saya diejek,” aku Andri. (son/jay)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia