Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Musim Pancaroba, Waspadai Diare pada Anak

Kamis, 08 Nov 2018 16:54 | editor : Wijayanto

ilustrasi

ilustrasi (NET)

GRESIK - Pada musim peralihan atau disebut pancaroba banyak penyakit menulis. Utamanya, kasus penyakit diare. Di beberapa rumah sakit Gresik, pasien anak-aank justru paling banyak.

Dokter umum Rumah Sakit Semen Gresik, dr Tamam Al Fanani mengatakan sebaiknya orang tua menjaga anak-anaknnya dalam menjaga makanan. Diare mudah menyerang pada musim pancaroba melalui makanan.

“Untuk itu lebih berhati hati lagi untuk makanan, jangan makan-makanan pedas serta

gorengan dan sebelum makan harus cuci tangan terlebih dahulu, “ kata Tamam.

Dikatakannya, pasien yang paling banyak terkena diare dari umur 1 sampai 10 tahun. Remaja bahkan dewasa cukup besar. “Untuk cirri-ciri yang terkena diare yaitu perut nyeri, mual atau muntah, sering buang air besar dan bentuknya cair serta 1 sampai 3 kali dalam sehari dan disertai demam,” jelasnya.

Jika terjadi demikian, pasien langsung minum oralit atau larutan gula garam. Hal itu guna mencengah dehidrasi dan penyakit berkelanjutan. Jika tidak segera diobati atau diperiksa kondisinya fatal. Bisa menyebabkan kematian karena kekurangan cairan atau hidrasi.

Untuk bahaya hidrasi atau kurang cairan tandanya mata cekung atau cowong, kurang

air mata, lemas dan aktifitas menurun. “Jadi lebih ditekankan terlebih dahulu sebelum makan cuci tangan terlebih dahulu. Bisa jadi kuman bisa lewat tangan dan masuk kemulut, “ jelas dia. (jar/han)

(sb/jar/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia