Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi

Manfaatkan Saluran Digital Kembangkan UMKM

Rabu, 07 Nov 2018 18:30 | editor : Wijayanto

BINAAN: Siswanto, pengusaha tiwul instan istimewa dari Malang.

BINAAN: Siswanto, pengusaha tiwul instan istimewa dari Malang. (LAININ NADZIROH/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki potensi besar untuk mengembangkan bisnisnya. Hal itu mendorong Citi Indonesia (Citibank) menggelar Citi Microentrepreneurship Award (CMA) 2018-2019.

“Ini merupakan tahun ke-14 kami menggelar acara seperti ini,” kata Head of External Communication Corporate Affairs Citi Indonesia, Ananta Wisesa, di sela acara CMA di Surabaya, Rabu (7/11).

Ananta menambahkan, kegiatan ini bertujuan membantu para wirausahawan mengetahui betapa pentingnya berwirausaha. Juga mendorong agar para wirausahawan terus mengembangkan bisnisnya.

Hingga saat ini tercatat ada 13 ribu pengusaha mikro Indonesia yang mendaftar di program ini. Dan dari jumlah tersebut, terdapat 240 pengusaha mikro yang mendapatkan penghargaan.

"Mereka ini ada yang wirausaha di bidang pertanian, perikanan, kuliner, art dan kreatif,” tuturnya.

Program ini, kata Ananta, sejalan dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). Pihaknya ingin memberikan materi tidak sebatas pada strategi marketing maupun branding,

“Tetapi juga terhadap financial. Misalnya, pembuatan laporan keuangan yang sederhana atau yang kedua adalah bagaimana cara mengatur keuangan dalam perusahaan,” paparnya. 

Senada dengannya, Director Agriculture, Entrepreneurship and Financial Inclusion Mercy Corps Indonesia, Andi lkhwan berharap CMA bisa menarik minat pengusaha mikro di Surabaya dan sekitarnya.

“Sebab, kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan saluran digital dalam pengembangan usaha,” katanya.

Andi juga menjelaskan, di ajang CMA ini, panitia akan menyeleksi 800 peserta menjadi 50 UMKM. Kemudian diseleksi lagi hingga menjadi 20 finalis yang akan ditempatkan di lokasi khusus.

“Jadi ada semacam boot camp. Di sini, mereka bisa interaksi dengan para pakar, tim dari Citibank tentang kewirausahaan,” pungkasnya. (nin/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia