Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Penduduk Pindah Datang Wajib Punya Jaminan Tempat Tinggal

Selasa, 06 Nov 2018 14:42 | editor : Wijayanto

YUSTISI: Pemeriksaan identitas kependudukan yang dilakukan berkala.

YUSTISI: Pemeriksaan identitas kependudukan yang dilakukan berkala. (DOK/JPNN)

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pengetatan terhadap penduduk yang pindah datang ke kota pahlawan. Melalui dinas pendudukan dan catatan sipil (dispendukcapil) setiap warga yang ingin pindah harus mendapatkan surat pernyataan jaminan tempat tinggal.

Kepala Dispendukcapil Surabaya Surharto Wardoyo mengatakan, sebenarnya sudah sejak dulu setiap warga yang pindah masuk ke Surabaya harus mendapatkan surat jaminan tempat tinggal. Namun selain surat jaminan tempat tinggal, warga harus meminta surat pengantar dari RT dan RW.

“Ini yang dihapus (surat pengantar RT dan RW,Red). Surat pengantar RT dan RW itu kita gantikan surat pernyataan jaminan tempat tinggal, yang diketahui RT dan RW,” ujar Anang, Senin (5/11).

Penghapusan surat keterangan dari RT dan RW ini sesuai surat edaran dari kementrian dalam negeri. Diharapkan disamping mempersingkat alur pengurusan pindah datang juga dapat memperketat pendatang.

Ini sebagai upaya mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Mengingat Surabaya masih menjadi salah satu kota yang diminati untuk didatangi. Perizinan satu pintu tersebut akan memudahkan pengawasan. 

“Kalau pindah keluar persilahkan, yang pindah datang kita perketat. Kami verifikasi tempat tinggal, pekerjaannya jangan sampai nanti ganggu keamanan dan ketertiban Surabaya,” urainya.

Anang menyampaikan, aturan baru tersebut masih tahap sosialisasi. Pihaknya meminta form kertas surat keterangan RT dan RW supaya tidak digunakan lagi. Dengan begitu, tidak ada surat ganda yang harus diurus.

Warga tinggal mengambil form atau mengisi secara online di website pemkot untuk kemudian ditunjukkan kepada ketu RT dan ketua RW.  “Sudah disosialisasikan. Selama ini surat pengantar RT dan RW ada, surat jaminan tempat tinggal diketahui RT dan RW juga ada. Apalagi kalau form surat pengantar RT dan RW habis harus foto copi sendiri. Kalau dengan adanya ini lebih simple lebih sederhana, gak ruwet,” bebernya kepada wartawan.  

Sebelumnya warga yang mengurus pindah datang cukup mengisi form pindah datang, melampirkan surat permohonan pindah dari daerah asal, melampirkan alamat jaminan tempat tinggal, jaminan pekerjaan, dan surat pengantar RT/RW. Dari surat RT/RW itulah biasanya Dispendukcapil akan melakukan tindak lanjut untuk penerbitan KTP dan KK Surabaya baru. Surat pengantar itu nantinya diganti hanya mengetahui RT/RW. (bae/rud)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia