Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Passing Grade CPNS Diusulkan Turun dari 143 Jadi 120

Selasa, 06 Nov 2018 14:14 | editor : Wijayanto

SIDAK: Kepala BKD Sri Witarsih meninjau pelaksanaan tes CPNS di Sidoarjo.

SIDAK: Kepala BKD Sri Witarsih meninjau pelaksanaan tes CPNS di Sidoarjo. (ANNISA FIRDAUSI/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Batas bawah nilai untuk lolos atau passing grade Tes Karakteristik Pribadi (TKP) masih menjadi permasalahan dalam tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Hingga saat ini peserta ujian CPNS di Sidoarjo yang dinyatakan lulus passing grade hanya 87 orang. Akibatnya, peserta yang nilainya tidak lulus gagal melanjutkan ke tahap ujian selanjutnya.

Solusinya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo mengusulkan penurunan passing grade TKP kepada pemerintah pusat. Dari semulai nilai minimal 143 menjadi 120. Nilai itu dianggap masih bisa dijangkau peserta tes.

Kepala BKD Sri Witarsih mengatakan, usulan menurunkan nilai TKP sudah disampaikan ke BKN Regional II Jatim. Namun, pihaknya belum mengetahui hasil keputusan. "Kami hanya usulkan," ujarnya, Senin (5/11).

Sri mengakui bahwa passing grade TKP memang sangat tinggi. Setiap peserta harus mendapatkan skor minimal 143. Padahal, tahun 2014 lalu, batas minimal nilai TKP hanya 104.

Minimnya peserta yang tidak memenuhi passing grade bakal berdampak pada  keberlangsungan tahapan tes selanjutnya. Yaitu Tes Kompetensi Bidang (TKB).

Menurut Sri, untuk melanjutkan ke TKB, minimal setiap formasi harus memiliki kuota peserta sebanyak tiga kali formasi. Misalnya, formasi guru SD tersedia satu formasi. Jumlah peserta yang lolos TKD dan mendaftar formasi tersebut harus minimal tiga peserta.

Sementara itu, dalam tes hari keempat kemarin (5/11), sejumlah peserta optimistis lulus ujian. Misalnya, Taufan Akbar. Pria asal Jasem itu mengatakan sudah berlatih soal ujian.

"Saya optimistis lolos," ucapnya sebelum masuk ke ruang ujian. Dia sudah mendengar banyak jumlah peserta yang lulus CPNS sangat minim. Mayoritas jatuh saat mengerjakan soal TKP. Namun, menurut dia, soal paling sulit adalah Tes Intelegensia Umum (TIU). (nis/rek)

(sb/nis/jay/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia