Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle

Tiba-Tiba Pusing? Awas Gejala Stroke

Sabtu, 03 Nov 2018 16:07 | editor : Wijayanto

PUSING HEBAT: Waktu menjadi amat penting jika tiba-tiba Anda merasa pusing. Jangan menunggu, segeralah ke dokter.

PUSING HEBAT: Waktu menjadi amat penting jika tiba-tiba Anda merasa pusing. Jangan menunggu, segeralah ke dokter. (MEDSCAPE)

Selama ini penyakit stroke diidentikkan dengan orang-orang sepuh. Dugaan itu jelas salah besar.

Menurut American Stroke Association, seperti dilansir dari laman The Health, Selasa (30/10), risiko stroke bisa terjadi pada usia berapa pun. Termasuk pada anak-anak.

Risiko stroke terus meningkat ketika Anda beranjak tua. Bahkan setiap 10 tahun sekali setelah usia 55 tahun, risiko stroke muncul hampir dua kali lipat.

Menurut The Center for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar sepertiga orang Amerika yang dirawat di rumah sakit untuk stroke, mereka berusia kurang dari 65.

Tahun 2016, ada seorang model Amerika bernama Katie May yang meninggal di usia 34 tahun karena stroke. Ia mengalami penyempitan pembuluh darah, hingga ibu satu anak bernama Mia, 7, itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Banyak yang tercengang dengan kejadian yang menimpa Katie May. Maklum, usia model hot itu masih tergolong sangat muda. Masih 34 tahun. Rupanya serangan stroke dialami Katie May ketika ia jatuh saat pemotretan pada akhir Januari, sebulan sebelum ia meninggal.

Dr Liebeskind, dokter setempat mengatakan, tiga jam pertama setelah gejala stroke muncul, sangat menentukan. Pengobatan harus cepat dilakukan.

Lantas, apa saja gejala stroke itu? Ada dua kunci petunjuk. Pertama, mendadak pusing dan kedua, sakit kepala parah.

David Newman-Toker, MD, profesor di Departemen Neurologi di Johns Hopkins University School of Medicine mengatakan, tiba-tiba pusing dan sakit kepala parah adalah gejala yang paling menonjol di perempuan di bawah umur 45. Kadang-kadang dua gejala tersebut juga disertai oleh cegukan atau mual.

Dr. Liebeskind menambahkan, tanda-tanda lain yang juga perlu dipertimbangkan seperti hilangnya bahasa, perubahan dalam visi, kekuatan, atau sensasi.

"Jika Anda memiliki kombinasi (gejala, Red) tersebut, maka ada sesuatu yang tidak beres. Ada kecenderungan ke arah stroke. Jadi lebih berhati-hatilah dan segera ke dokter," ingatnya. (opi/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia