Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Polisi Cilik Bantu Polisi Asli

Ingatkan Pelanggar, Pengendara Malu

03 November 2018, 10: 26: 49 WIB | editor : Wijayanto

INGATKAN : Salahsatu polisi cilik (Pocil) memberi peringatan kepada pengemudi mobil yang melanggar lalu lintas.

INGATKAN : Salahsatu polisi cilik (Pocil) memberi peringatan kepada pengemudi mobil yang melanggar lalu lintas. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK - Menanamkan disiplin berlalulintas memang perlu dilakukan sejak dini. Inipula yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Gresik dengan mengajak polisi cilik (Polcil) ikut dalam kegiatan penertiban dan penegakan hukum.

Sejak pagi puluhan bocah usia sekolah dasar memenuhi taman di Kantor Satlantas Polres Gresik. Mereka mengenakan seragam putih lengkap dengan ban lengan lalu lintas dan topi pet layaknya polisi sungguhan.

Mereka adalah polisi cilik (Pocil) yang tergabung dalam petugas patroli keamanan sekolah atau PKS. Jumat pagi mereka sengaja diajak membantu anggota Satlantas Polres Gresik mengikuti penertiban kendaraan bermotor. Seperti halnya polisi sungguhan, mereka menegur dan menasehati para pelanggar lalu lintas yang terjaring Operasi Zebra yang dilaksanakan unti Satlantas Polres Gresik.

Dalam operasi tersebut, tidak ada sanksi. Pocil hanya memberikan sanksi moral berupa kewajiban mendengarkan nasihat polisi cilik. Nasihat polisi cilik terbukti ampuh karena sejumlah pelanggar lalu lintas tersipu malu. Mereka berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya melanggar peraturan lalu lintas.

"Disiplin berlalu lintas kewajiban pengguna jalan agar terhindar dari bahaya kecelakaan di jalan raya," ujar Balian Ndaru Putera, 12, Pocil dari salah satu sekolah dasar di Kebomas.

Kanit Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyasa) Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo mengatakan, pihaknya melibatkan polisi cilik dalam Operasi Zebra untuk membangun karakter disiplin berlalu lintas sejak usia dini.

"Ternyata sanksi berupa teguran terbukti ampuh dan membuat malu serta jera bagi para pengguna jalan yang melanggar," tuturnya.

Darwoyo menyatakan pelanggar yang terjaring dalam razia ini lebih didominasi tidak mengenakan helm, serta kelengkapan kendaraan bermotor. "Kami melibatkan polisi cilik untuk menanamkan karakter disiplin sejak usia dini sekaligus saran pembelajaran bagaimana tidak melanggar lalu lintas di jalan raya," kata Ipda Darwoyo. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia