Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Taklukkan Suami Orang dengan Kidung Wahyu Kolosebo

Senin, 29 Oct 2018 17:28 | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Main ke Pengadilan Agama (PA) itu pasti dapat banyak ilmu. Ilmu memikat hati lelaki, misalnya. Yang satu ini saya dapatnya dari Sephia, 30. Seorang sinden yang telah berhasil memikat hati Donwori, 35, pria beristri dengan anak satu.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan Sephia di PA Kelas 1A Surabaya. Ia  ditemani seorang pria. Saya pikir suaminya, rupanya masih calon. Tahu mereka ke PA mau apa?  Mereka mau mengurus surat izin mengajukan poligami!

“Ini, nemenin Mas Donwori mengajukan izin poligami,” kata Sephia saat sedang duduk di ruang tunggu pengadilan.

Jika dilihat, Sephia ini nampak cantik sekali. Kulitnya putih dengan mata yang bulat besar, hidungnya juga mancung. Sebagai sesama perempuan saja saya mengakui kalau dia cantik. Mungkin semua orang akan memiliki kesimpulan yang sama terhadap hubungan Donwori dan Sephia. Karena terpikat kecantikan Sephia, Donwori nekat untuk menikah lagi.

Namun pernyataan lain malah disampaikan oleh Sephia. Bukan karena wajahnya yang ayu yang membuatnya disukai Donwori. Tapi dia punya sebuah mantra andalan yang membuat banyak pria jatuh cinta kepadanya. Namanya lagu lintrik. Sungguh baru pertama kali saya dengar istilah ini.  Tapi di dalam hati saya mbatin, wong tanpa pakai mantra saja yakin saya kalau dia banyak yang suka. Cuantik gitu.

“Nama mantranya  Kidung Wahyu Kolosebo. Coba kamu baca juga, pasti banyak yang suka nanti,” ungkapnya dengan lirih.

Sephia menjelaskan, ia rutin membaca mantra itu setiap malam Jumat. Ia baca tiga kali tepat tengah malam. Mantra ini, membuatnya disukai oleh banyak pria. Berkat mantra ini juga, Donwori yang telah beristri, cinta mati sama dia. Katanya, sudah banyak yang nyantol ke dia. Yang paling kuat efeknya ya ke Donwori ini.

Namun ada sesuatu yang mengganjal pikiran saya sedari tadi. Lebih tepatnya heran sih. Sephia ini orangnya cantik. Masih perawan. Yang mengejar juga banyak. Dari yang mulai perjaka baba-baba hingga mbah-mbah juga ada. Tapi kok mau-maunya dinikahi oleh pria yang sudah beristri. Dijadikan yang kedua lagi. Namun apa mau dikata. Bukannya cinta terkadang memang tidak rasional. 

Perempuan yang tinggal di kawasan Balongsari ini mengaku jatuh cinta dengan Donwori gara-gara sikapnya yang dewasa.  Katanya, hanya Donwori seorang yang bisa membuatnya nyaman. Dari pengakuan Sephia, ia sudah menjalin hubungan dengan Donwori layaknya suami istri. Donwori sering ke kosannya.  Tentu saja tanpa sepengetahuan Karin,  istri Donwori.

Kedatangan Donwori ke kosannya tiap hari pun mengundang banyak curiga dari warga sekitar. Hingga suatu hari ia didatangi RT yang menanyakan hubungan keduanya. Berawal dari situlah , Karin meminta Donwori untuk menikahinya. Tapi Donwori ini njengkelno juga. Gelem macari, eh dia masih maju mundur ketika diminta untuk menikahi. Katanya masih kepikiran anak istri.

“Ya akhirnya seperti ini Mbak. Solusinya aku cuma dijadikan yang kedua,” sergah Karin. 

Masalah apakah istri sah Donwori menerima atau tidak sih, bukan urusan saya. Belum sempat tanya juga sebenarnya. Karena yang ada dalam pikiran saya cuma mantra itu. Benarkah bisa memikat hati pria? Kalau benar boleh dicoba juga. Ha...ha...ha, bercanda. (*/opi) 

(sb/is/jay/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia