Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle

Ayo Cegah Depresi dengan Latihan Aerobik

Jumat, 26 Oct 2018 17:39 | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (NET)

Latihan aerobik telah lama diketahui memiliki efek positif pada kesehatan mental. Sebuah penelitian baru malah menegaskan bahwa mereka yang memiliki masalah kesehatan mental, depresi misalnya, bisa mengalami efek antidepresan dengan bantuan latihan aerobik yang diawasi.

Studi ini diterbitkan dalam Journal of Depression and Anxiety. Untuk penelitian ini, 11 uji coba yang memenuhi syarat diadakan dan melibatkan sedikitnya 455 pasien dewasa (usia 18-65 tahun) dengan gejala depresi berat sebagai gangguan primer.

Latihan aerobik yang diawasi dilakukan kepada mereka rata-rata selama 45 menit dengan intensitas sedang, durasi 3 kali per minggu, dan dilakukan selama 9 minggu.

Dikutip dari laman The Health Site, Jumat (26/10), hasil penelitian menunjukkan laporan yang positf. Latihan aerobik melahirkan efek antidepresan secara keseluruhan yang sangat besar bila dibandingkan obat antidepresan ataupun terapi psikologis sekali pun.

Latihan aerobik ini memiliki efek antidepresan sedang hingga besar di antara percobaan dengan risiko bias yang lebih rendah. Hingga efek antidepresan yang besar di antara percobaan dengan intervensi jangka pendek (hingga 4 minggu) dan uji coba yang melibatkan preferensi untuk olahraga.

Dr Ioannis D Morres dari University of Thessaly di Yunani mengatakan, olahraga aerobik yang diawasi dapat secara signifikan mendukung pengobatan depresi besar dalam layanan kesehatan mental.

Awal tahun ini, University of Connecticut melakukan studi tentang bagaimana latihan aerobik membantu mereka yang mengalami Alzheimer.

Studi ini mengatakan bahwa orang dewasa yang lebih tua yang berisiko atau yang memiliki Alzheimer, yang melakukan latihan aerobik sendiri, mengalami peningkatan tiga kali lebih besar dalam kemampuan mereka untuk berpikir dan membuat keputusan.

Morres juga mengatakan bahwa latihan olahraga intensitas sedang sekitar tiga kali seminggu selama 45 menit, menghasilkan fungsi kognitif yang sedikit lebih baik bagi peserta.

Meskipun telah terbukti bahwa latihan aerobik memiliki efek positif yang sangat besar pada kesehatan mental, ada banyak bentuk latihan lain yang dikenal untuk meningkatkan produksi endorphin. Ini termasuk yoga asana, latihan beban, dan bahkan seni bela diri seperti kickboxing dan karate. (opi/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia