Minggu, 18 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Wabup Nur Ahmad Syaifuddin Ingin Pemilu Bermutu

Selasa, 23 Oct 2018 05:10 | editor : Lambertus Hurek

Anggota ormas kepemudaan komitmen tolak politik uang.

Anggota ormas kepemudaan komitmen tolak politik uang. (Vega Dwi Arista/Sidoarjo)

SIDOARJO - Politik uang diduga masih mewarnai pesta demokrasi. Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk menciptakan pemilu berkualitas. Warga diminta tegas menolak tawaran politik uang.

Ajakan Cak Nur, sapaan akrab Nur Ahmad Syaifuddin, itu disampaikan saat mengikuti Dialog Publik Pemilu 2019 yang diselenggarakan Karang Taruna Sidoarjo. Kegiatan ini dihadiri Ketua KPU Sidoarjo Zainal Abidin di Bakesbangpol Sidoarjo.

"Saya sangat terharu dan salut karena anak-anak muda mempunyai pemikiran positif. Dengan adanya pola pikir yang bagus, pelaksanaan demokrasi kita akan bermartabat, berkualitas," katanya.

Pejabat yang juga politisi PKB ini mengajak anak-anak muda untuk bergerak menyosialisasikan agar pemilu di Sidoarjo betul-betul bersih dan bermartabat. "Harapan saya, kegiatan ini tidak hanya berhenti dalam bentuk seminar saja, tetapi diteruskan dan disebarluaskan secara masif ke masyarakat. Menjadi virus positif sehingga nantinya masyarakat juga akan mengerti tentang haknya, bukan malah melakukan transaksi politik," katanya.

Cak Nur berharap masyarakat bisa memilih sesuai dengan hati nuraninya guna mencari pemimpin yang baik dan berkualitas. "Jangan ada money politics," katanya.

Sementera itu, Ketua KPU Sidoarjo Zainal Abidin mengatakan, selama ini pelanggaran pemilu, utamanya politik uang, belum pernah diproses ke jalur hukum. "Bahkan, sejak Pemilu 2004 hingga sekarang ini belum ada politik uang yang dibawa ke ranah hukum," katanya. (vga/rek)

(sb/vga/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia