Sabtu, 23 Mar 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Kejar Target, 5 Ruas Jalan Tol Optimis Akan Rampung Tepat Waktu

16 Oktober 2018, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Kejar Target : Kepala Dinas PU dan Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi menjelaskan progres pembangunan jalan tol di Jawa Timur.

Kejar Target : Kepala Dinas PU dan Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi menjelaskan progres pembangunan jalan tol di Jawa Timur. (ISTIMEWA)

SURABAYA – Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Provinsi Jawa Timur optimis pengerjaan tol di Jawa Timur rampung akhir tahun 2018. Saat ini ada lima ruas jalan tol yang harus segera diselesaikan. Pertama, Wilangan - Kertosono sepanjang 38,75 km kondisinya sudah 85 persen dan selesai akhir tahun ini. “Dari tol tersebut ada jarak 900 meter yang menghubungkan dengan Tol Mojokerto – Jombang. Dan ini sudah selesai,” kata Kepala Dinas PU dan Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi, Senin (15/10).

Kemudian Tol Porong - Gempol sepanjang 9.89 km konstruksinya sudah 94,17 persen. Tol Gempol -Pasuruan 38,15 km, Pasuruan-Probolinggo konstruksinya 84 persen dan Pandaan - Malang 38,49 km.   Untuk Pandaan – Malang terbagi menjadi lima seksi. Seksi 1 adalah Pandaan hingga Purwodadi sepanjang 15,48 km. Kemudian, Seksi 2 Purwodadi-Lawang sepanjang 8,05 km, Seksi 3 Lawang-Pakis I sepanjang 7,10 km. Selain itu Seksi 4 Pakis I-Pakis II sepanjang 4,75 km dan Seksi 5 Pakis II-Malang sepanjang 3,11 km. 

Gatot mengatakan untuk yang tiga seksi targetnya selesai tahun ini. Sedangkan untuk dua seksi lainnya harus selesai pada triwulan pertama pada tahun 2019.  Meski demikian ia mengaku belum optimis bisa menyelesaikan pembangunan tol Pandaan – Malang. Pembangunan tol ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, karena harus membelah bukit. 

Kendati demikian saat ini pengerjaan konstruksi jalan tol Pandaan-Malang sudah mencapai 71,20 persen, sedangkan pengadaaan lahan mencapai 91,94 persen dari total keseluruhan lahan. “Kami akan melakukan berbagai upaya untuk merampungkan pembebasan lahan yang dibutuhkan. Sehingga bisa selesai sesuai target,” ujarnya. 

Tol Pandaan – Malang ini menjadi perioritas karena volume kendaraan menuju datau dari Malang sudah terlalu banyak.  “Apalagi hari libur. Tol ini bisa digunakan minimal bisa mengurai kemacetan. Selain itu juga mempercepat arus distribusi barang dan jasa,” katanya. (mus/rtn)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia