Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Putar Balik dan Melawan Arus Hindari Razia, Tewas Ditabrak Truk

02 Oktober 2018, 23: 13: 19 WIB | editor : Abdul Rozack

MUSIBAH: Jasad Basuki saat dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo, Surabaya.

MUSIBAH: Jasad Basuki saat dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo, Surabaya. (M Mahrus/Radar Surabaya)

SURABAYA - Nasib tragis menimpa Basuki, 53, warga Jalan Kampung Malang Utara V/24, Tegalsari. Pasalnya dia tewas setelah putar balik menghindari razia di Jalan Margomulyo, Selasa (2/10) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Korban ditabrak truk nomor polisi (nopol) L 9827 UQ yang disopiri Suparman, 46, warga Kaliwates, Kembangbahu RT 03 RW 02, Lamongan. Dari data yang dihimpun, peristiwa nahas itu bermula saat korban mengendarai motor nopol L 4481 RF. Saat itu korban berkendara melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Margomulyo. 

Setelah melintasi rel, dia kaget. Sebab di sekitar Bundaran Balongsari ada razia cipta kondisi (Cipkon) yang dilakukan Polsek Tandes. Melihat hal itu korban seketika putar balik dan melawan arus untuk menghindari razia. 

"Korban mungkin ketakutan ada razia, dia putar balik melawan arus kemudian hendak belok kiri, lalu ditabrak truk yang melaju dari arah selatan ke utara," ujar Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Antara Selasa (2/10). 

Seketika itu korban tewas di lokasi kejadian. Dia mengalami luka parah di bagian perut. "Dugaannya korban takut terjaring razia, karena tidak membawa SIM," paparnya. 

Dugaan itu dikuatkan dari hasil penyelidikan polisi. Sebab dari dompet korban polisi tidak menemukan SIM. Hanya saja polisi menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Polisi yang sudah mendapatkan laporan itu tiba di lokasi kemudian melakukan olah TKP. 

Jenasah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo, Surabaya untuk keperluan visum.  "Jika ada razia jangan sampai menghindar, karena bisa berakibat celaka, lebih baik berhenti karena hanya ditilang atau diberikan teguran," tandas Antara.(rus/rud).

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia