Selasa, 16 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi
Dinas Kelautan-Perikanan Atasi Sedimentasi

Bangun Sheet Pile di Pelabuhan Perikanan Puger

Kamis, 27 Sep 2018 02:49 | editor : Wijayanto

TINJAU: Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Ir Moh. Gunawan Saleh, MM (tiga dari kiri)didampingi Kepala Seksi Kepelabuhan Perikanan Siswanto,S.Pi, MM (dua dari kiri) saat meninjau ke UPT P2SKP Puger, Jember, Kamis (20/9).

TINJAU: Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Ir Moh. Gunawan Saleh, MM (tiga dari kiri)didampingi Kepala Seksi Kepelabuhan Perikanan Siswanto,S.Pi, MM (dua dari kiri) saat meninjau ke UPT P2SKP Puger, Jember, Kamis (20/9). (Istimewa)

JEMBER - Provinsi Jawa Timur memiliki tiga belas Pelabuhan Perikanan yang tersebar di pesisir utara dan pesisir selatan Pulau Jawa dan memiliki ciri khas masing-masing. Dari tiga belas Pelabuhan Perikanan hampir semua memiliki kolam pelabuhan di laut, kecuali satu Pelabuhan Perikanan yaitu Pelabuhan Perikanan Puger Jember.

Pelabuhan Perikanan Puger, Jember yang sekarang dikenal dengan Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (UPT-P2SKP) merupakan pelabuhan perikanan satu-satunya yang berada di sungai, kolam pelabuhan berada di pertemuan antara sungai Bedadung dan sungai Besini.

BERSAMA TIM KEJATI: Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Ir Moh. Gunawan Saleh, MM (tengah-baju putih) mendampingi Tim TP4D Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di UPT P2SKP Puger, Jember.

BERSAMA TIM KEJATI: Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Ir Moh. Gunawan Saleh, MM (tengah-baju putih) mendampingi Tim TP4D Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di UPT P2SKP Puger, Jember. (Istimewa)

“Keunikan ini berakibat Pelabuhan Perikanan memiliki kelebihan dan kekurangan yang spesifik. Kelebihannya kolam pelabuhan lebih tenang. Namun memiliki banyak kekurangan yaitu di antaranya kapal yang akan masuk dan keluar muara sungai sangat berbahaya dan sering menimbulkan kecelakaan, saat musim hujan air sangat deras dan membawa sedimen, alur pelayaran sangat panjang, pasang surut sangat tinggi,” ujar Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur Ir Moh. Gunawa Saleh, MM pada kunjungannya ke UPT P2SKP Puger, Jember, Kamis (20/9).

DIEVALUASI: Pembangunan Sheet Pile di sisi Pulau Kucur.

DIEVALUASI: Pembangunan Sheet Pile di sisi Pulau Kucur. (Istimewa)

Dari kelemahan-kelemahan di atas yang sangat mengganggu adalah sedimentasi, kolam labuh menjadi dangkal yang berakibat kapal yang akan berlayar mencari ikan serta kembali dari laut agak terhambat.  

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kelautan dan Perikanan berusaha mengatasi hal tersebut melalui perkuatan tebing sungai dengan Pembangunan Sheet Pile di sisi selatan. Pembangunan sheet pile (kontruksi penahan tanah, Red)ini diharapkan akan memberikan dampak berkurangnya sedimen yang masuk ke kolam labuh, sehingga nelayan tidak perlu antre keluar dan masuk kolam labuh pada saat air surut,” kata Ir Moh Gunawan Saleh, MM didampingi Kepala Seksi Kepelabuhan Perikanan Siswanto,S.Pi, MM.

RAWAN SEDIMENTASI: Kondisi kolam Pelabuhan Perikanan Puger, Jember.

RAWAN SEDIMENTASI: Kondisi kolam Pelabuhan Perikanan Puger, Jember. (Istimewa)

Pada kesempatan itu, juga hadir Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejaksanaan Tinggi Jawa Timur untuk melakukan evaluasi pekerjaan Pembangunan Sheet Pile di sisi Pulau Kucur. TP4D menilai bahwa pembangunan Sheet Pile tentunya akan berdampak positif terhadap kegiatan nelayan. (no)

(sb/no/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia