Rabu, 17 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Di depan Anak, Ibu Tewas Pertahankan Tas dari Begal

Jumat, 21 Sep 2018 14:21 | editor : Wijayanto

Di depan Anak, Ibu Tewas Pertahankan Tas dari Begal

Surabaya - Memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya masih menjadi pekerjaan rumah polisi. Pelaku kejahatan yang menjadi teror di jalanan masih saja terjadi. Terbaru, aksi mereka menyebabkan nyawa korban melayang.

Anna Pujiastutik,42, warga Jalan Kalimas Baru 2 Lebar /64 B, Surabaya, tewas saat mencoba mempertahankan tas miliknya dari pelaku begal. Kejadian ini terjadi di depan mata anak perempuannya korban, Talita Inama Alisia,13.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Surabaya, aksi percobaan perampasan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00. Saat itu Anna mengendarai sepeda motor bersama anak keduanya. Mereka hendak pulang ke rumah setelah menginap di rumah saudara di kawasan Gubeng.  

Keduanya memilih Jalan Indrapura sebagai rute jalan pulang ke Kalimas. Jalanan saat itu sedang sepi, namun karena anaknya masih mengantuk maka Anna memutuskan untuk melaju pelan. Ketika berada di Jalan Indrapura, tepatnya di depan Gedung Keuangan Negara Surabaya, motor mereka dipepet dua orang yang berboncengan mengendari motor jenis matic.

Lalu salah satu di antara mereka menarik tas milik Anna yang saat itu dikalungkan di pundak. Melihat aksi dua pelaku itu, Anna merespon dengan mencoba mempertahankan tas miliknya. Aksi tarik menarik tas antara pelaku dan ibu dua anak itu pun terjadi.

Anna yang kalah tenaga, kehilangan keseimbagan. Dia pun tak bisa  mengendalikan laju motornya hingga ia pun terjatuh dan membentur aspal. Akibat peristiwa itu, Anna mengalami luka hingga tewas di lokasi kejadian. Sedangkan Talita hanya mengalami luka lecet saja.

Melihat korban tak bergerak, pelaku bergegas kabur meninggalkan lokasi. Sedangkan tas yang berisi uang Rp 5 juta, KTP, SIM dan kartu atm BNI gagal digondol pelaku. Berdasar keterangan sejumlah saksi, kedua orang pelaku mengenakan jaket warna gelap dengan postur badan sedang.

Kapolsek Bubutan, AKP Hariyanto membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya belum bisa memastikan apakah itu memang aksi perampasan, sebab pihaknya belum mendapatkan laporan resmi terkait peristiwa itu. "Keluarga korban belum melapor, saksi juga belum bisa dimintai keterangan. Hanya saja kami akan melakukan penyelidikan untuk mencari terduga pelaku," ungkap Hariyanto singkat. (yua/rtn)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia