Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Temuan Daftar Pemilih Tetap Ganda

Rekomendasi Bawaslu Belum Dilaksanakan Oleh KPU

17 September 2018, 10: 33: 40 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Temuan Bawaslu terkait adanya DPT ganda ternyata belum sepenuhnya direvisi oleh KPUD Gresik.

Temuan Bawaslu terkait adanya DPT ganda ternyata belum sepenuhnya direvisi oleh KPUD Gresik. (DOK/RADAR GRESIK)

Bawaslu Gresik yang belum dilaksanakan antara lain, pemilih ganda karena  NIK, nama dan tanggal lahir sama yang jumlahnya mencapai 1.446 orang. Kemudian, pemilih ganda karena  NIK dan nama sama sekitar 716 orang serta pemilih ganda karena NIK sama sebesar 2.136 orang.

Ketua Bawaslu Gresik Maslukin Musda mengatakan masih banyak pemilih ganda yang belum dieksekusi KPUD Gresik. Pihaknya menilai proses pembersihan pemilih ganda harus sesegera mungkin dilakukan. “Karena ini bisa menjadi salah satu penyebab kecurangan pemilu yang akan digelar April tahun depan,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya masih meminta pengawas kecamatan untuk terus melakukan penyisiran data pemilih ganda. Sebab masih mungkin ditemukan adanya pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi masuk dalam data DPT. “Misalnya orang yang meninggal dunia atau orang pindah tempat atau domisili,” ungkap dia.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik telah mencoret ribuan daftar pemilih ganda hasil rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Selanjutnya KPU kembali menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan. Jumlah berkurang dibandingkan dengan DPT hasil penetapan sebelumnya.

Komisioner KPUD Gresik Divisi Data Sidiq Notonegoro mengatakan setelah dilakukan validasi ada sekitar 1.102 pemilih. Maka pihaknya langsung melakukan pencoretan bersama dengan Bawaslu dan perwakilan partai politik. “Kami juga menemukan ada 212 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), 7 pemilih baru serta 264 pemilih melakukan perubahan data,” ujarnya.

Dengan adanya pencoretan ini maka jumlah DPT pada Pileg dan Pilpres 2019 mengalami penurunan sebesar 1.307 pemilih dari jumlah DPT sebelumnya. Sehingga, saat ini jumlah hanya sekitar 911.809 pemilih. “Kalau sebelumnya jumlah DPT yang kami tetapkan sebesar 913.116 pemilih,” kata dia. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia