Kamis, 13 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Mayat Bayi Dibuang di Kandang Ayam

15 September 2018, 13: 20: 11 WIB | editor : Wijayanto

TKP: Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Totok Sumarianto menunjukkan kandang ayam tempat mayat bayi ditemukan dalam kresek merah..

TKP: Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Totok Sumarianto menunjukkan kandang ayam tempat mayat bayi ditemukan dalam kresek merah.. (M Mahrus/Radar Surabaya)

SURABAYA – Bayi dibuang orang tua yang tak bertanggungjawab kembali terjadi. Bayi laki-laki yang ditemukan sudah tak bernyawa ditemukan warga di atas kandang ayam milik Agus Rochmat warga Jalan Tenggilis Mulya 89 A, Tenggilis Mejoyo Surabaya Jumat pagi (14/9). Saat ditemukan mayat bagi terbungkus kresek merah.

Agus, salah satu warga menemukan bayi tersebut sekitar pukul 07.30. Saat itu, dia hendak melakukan kegiatan rutin dipagi hari. Memberi makan dan memandikan ayam-ayamnya. Saat mendekati kandang ayam, ada pandangan yang tak sedap dilihatnya. Sebuah bungkusan kresek diatas kandang. Agus kemudian ingin membersihkannya dengan membuang benda tersebut.

“Tapi pas diangkat kok berat, kemudian dilihat ternyata berisi bayi laki-laki,” ujar Sutimah yang masih sepupu Agus ditemui di lokasi Jumat (14/9).

Tahu yang di dalam tas kresek mayat bayi, Agus ketakutan lalu memanggil Sutimah. Keduanya meneruskan informasi penemuan mayat bayi itu ke pihak RT dan Kepolisian Sektor Tenggilis Mejoyo. “Pada hal jam setengah dua tadi saya nyuci dan sempat ke belakang tapi tidak ada apa-apa,” sambungnya.

Mendapatkan laporan tersebut, pihak kepolisian mendatangi lokasi bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah TKP dan identifikasi.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Totok Sumarianto mengatakan diduga mayat bayi tersebut masih berusia kurang dari satu hari. “Jasadnya masih bersih, wajahnya ganteng dan tali pusarnya sudah tidak ada,” ujar Totok saat ditemui di sekitar lokasi penemuan.

Mantan Kapolsek Tegalsari menjelaskan, petugas membawa jasad bayi ke RSU dr Soetomo. Salah satu tujuannya untuk mengetahui penyebab kematian.

Totok menegaskan saat ini pihaknya juga sudah membentuk tim untuk memburu pelaku atau orang yang tega membuang bayi tersebut. Selain itu polisi juga meminta keterangan saksi-saksi dan menyisir sekitar area penemuan jasad bayi itu. “Kami juga sudah bekerja sama dengan ibu PKK untuk mendata ibu hamil di lingkungan sekitar,” bebernya.(rus/rtn)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia