Kamis, 22 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Gaji Kecil Impoten pula, Karin Pilih Tinggalkan Donwori

Rabu, 12 Sep 2018 17:19 | editor : Wijayanto

Ilustrrasi

Ilustrrasi (Grafis: Fajar Krisna)

Hasrat di ranjang yang tak imbang bisa menimbulkan masalah. Apalagi kalau salah satu pasangan memiliki masalah seksual. Seperti pasangan Karin, 42, dan Donwori, 44, ini. Karena tak seperkasa dulu, Karin sering kecewa di ranjang, ujung-ujungnya dia minta cerai.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karin akhirnya mendaftarkan gugatan cerai ke pengadilan Agama Kelas 1 A Surabaya.  Setelah menimbang dan menimbang, keputusannya  bulat untuk meninggalkan Donwori.  Alasannya adalah masalah ranjang. Karin tak terima dengan servis suaminya yang makin hari makin kendo.

Karin menjelaskan, suaminya ini semakin hari semakin payah saja. Belum sampai sepuluh menit sparring di ranjang, suaminya sudah kelelahan. Hal itu terjadi berkali-kali. Karin yang sudah geregetan sempat memaksa suaminya untuk lanjut, namun hasilnya tetap mengecewakan.

“ Gak bertahan lama, cuma basah-basahi saja duh,” bisiknya saat menunggu giliran konsultasinya kepada salah satu pengacara.

Gara-gara  servis yang kurang ini juga lah, Karin gelisah. Hasratnya yang tinggi tak tersalurkan dengan baik. Mau menjadi sugar mommy dan memelihara Anak Baru Gede ganteng yang labil berat di ongkos, mau jajan sembarangan takut dosa.  Mau beli sex toy dia juga masih merasa  jijik. Akhirnya iapun memilih ‘mandiri’ di kamar mandi. 

“ Lah aku belum sampai di puncak dia udah final, ya nanggung, tak lanjutno dewean,” imbuhnya.

Perempuan asal Sambikerep ini menduga, penyebab makin loyonya stamina suaminya ini adalah alkohol. Sudah lelah Karin meminta Donwori untuk berhenti  incip-incip minuman haram itu. Namun rupanya, keinginan Karin ini tak digubris sama sekali. 

Suaminya selalu berkilah kalau tidak bisa menahan keinginannya karena pekerjaan sehari-harinya yang selalu berurusan dengan alkohol.  Namun gara-gara sikap keras kepalanya ini juga akhirnya berimbas pada kejantanan suaminya.

Tak hanya itu pula, suami Karin ini juga sering sakit-sakitan. Belum juga setengah abad usianya, Donwori sudah mulai jantungan. Meski  marah dengan ke-ngeyelan suami, Karin masih mau menolong, namun untuk urusan ranjang,  kekecewaan itu ia simpan dalam-dalam.

Karena tak bisa terpuaskan, Karin jadi uring-uringan. Setiap tindakan Donwori dimatanya tak pernah benar. Ia juga semakin malas diajak berhubungan karena ia yakin ending-nya pasti mengecewakan. Namun saat itu, ia belum menemukan cara yang pas untuk meminta cerai. Hingga kesempatan itu datang secara tiba-tiba.

Ceritanya, pada suatu malam, Donwori menangkap basah tindakan Karin. Sehabis melakukan hubungan, seperti biasa ia pamit ke kamar mandi, namun saat itu ia sengaja mengambil waktu yang lebih lama.

Saat itu, Donwori akhirnya mendapati kelakuannya ini. Dan respon yang ia harapkan terjadi. Suaminya tak terima dengan tindakan Karin hingga tamparan mendarat di pipinya. Akhinya Karin mendapatkan kesempatan untuk meminta cerai .

“Gaji kecil, sakit-sakitan, performa di ranjang juga tak memuaskan, apalagi yang bisa ku andalkan, tinggal saja,” pungkasnya.  (*/rud)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia