Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ditawari Jadi Model, Malah Diperkosa

Sabtu, 08 Sep 2018 13:29 | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (JPNN)

SURABAYA - Hati-hati jika mendapat tawaran kerja. Apalagi, melihat iklan kerja di media sosial (medsos) atau media massa yang menjanjikan pekerjaan dengan tawaran menggiurkan. Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyelidikan terkait kejahatan pemerkosaan yang bermula dari tawaran kerja.

Korban berinisial NN, warga Surabaya menjadi korban setelah tergiur tawaran di media sosial mengenai pencarian model yang dilakukan seorang fotografer. Hingga akhirnya korban jadi korban pemerkosaan.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan penyelidikan kasus pemerkosaan yang menimpa NN. Awalnya NN tertarik dengan tawaran menjadi model tersebut dan sepakat untuk datang ke lokasi pemotretan.

“Berawal dari media sosial dan ditawari menjadi model pemotretan oleh pelaku. Korban pun mau datang ke lokasi yang ditentukan pelaku,” katanya.

Lokasi pertemuan itu di salah satu pergudangan di wilayah Perak. Saat itu, korban datang sendirian dan bertemu dengan pelaku. Alih-alih hendak dijadikan model pemotretan, korban malah mendapat ancaman.

Pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran tersebut mengancam korban dengan sebilah pisau yang diduga sudah dipersiapkan sejak awal. “Korban diancam dengan pisau sehingga ia tidak bisa berkutik saat diperkosa di lokasi,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai identitas pelakunya, polisi masih melakukan penyelidikan dan sampai saat ini masih dalam pengejaran. Untuk itu, identitas pelaku belum bisa diberitahukan terlebih dulu. Begitu juga dengan lokasi pemerkosaan yang dialami korban. “Kami masih selidiki, semoga secepatnya bisa segera terungkap. Pelaku ini fotografer,” tandasnya. (gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia