Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Peminat Meningkat, Armada Suroboyo Bus Ditambah

Sabtu, 08 Sep 2018 13:20 | editor : Wijayanto

DIMINATI: Para penumpang nampak senang menikmati kenyamanan berkendara dengan Armada Suroboyo Bus.

DIMINATI: Para penumpang nampak senang menikmati kenyamanan berkendara dengan Armada Suroboyo Bus. (Andy Satria/Radar Surabaya)

SURABAYA - Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya memasukkan tambahan 10 unit Suroboyo Bus ke Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018. Ditargetkan seluruh bus tersebut sudah tersedia Desember mendatang.

Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, pihaknya sekarang sedang mengusulkan penambahan unit Suroboyo Bus di dalam PAK. Dengan begitu diharapkan akhir tahun kesemuanya sudah siap digunakan. “Desember Insya Allah sudah ready untuk 10 bus tambahan. Dan awal tahun depan kami bisa operasikan,” ujar Irvan, Jumat (7/9).

Perlu diketahui, saat ini Pemkot Surabaya memiliki armada Suroboyo Bus sebanyak delapan unit. Satu unit bus buatan Mercedes-Benz dibeli seharga Rp 2,4 miliar. Sedangkan pada awal bulan, dua bus double deck bantuan corporate social responsibility (CSR) baru saja menambah jumlah bus. Dengan adanya dua bus double deck tersebut, kini Surabaya Suroboyo Bus tidak hanya melayani rute Selatan-Utara saja, melainkan juga Timur-Barat.

“Kami berharap dengan bertambahnya unit Surabaya Bus itu nanti mampu mengurangi angka kemacetan dan angka kecelakaan. Maka dari itu, masyarakat bisa memanfaatkan angkutan ini dengan baik. Karena busnya cukup bagus, bersih, lengkap, aman, nyaman ber-AC. Terutama yang biasa menggunakan angkutan pribadi bisa beralih menggunakan Suroboyo Bus,” sebutnya.

Sejak di-launching 9 April 2018 lalu, peminat transportasi ikon Kota Pahlawan ini terus meningkat 15 persen per harinya. Lonjakan penumpang terlihat pada hari Sabtu dan Minggu. Para penumpang memanfaatkan waktu libur mereka untuk berwisata dengan Suroboyo Bus.

Dengan penambahan 10 unit tersebut, total armada yang dimiliki pemkot berjumlah 20 bus. Dengan begitu nantinya intensitas jarak tunggu bus semakin rapat. Saat ini jarak tunggu antar satu bus dengan bus yang lain sekitar 10 menit. (bae/nur)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia