Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Gadis Pemberani Tabrak Pelaku, Jambret HP Ini Akhirnya Dimassa

Selasa, 04 Sep 2018 23:58 | editor : Abdul Rozack

Pelaku Adi Purnomo (kanan) yang sempat dimassa.

Pelaku Adi Purnomo (kanan) yang sempat dimassa. (GUNTUR IRIANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Gara-gara menjambret handphone (HP) milik Choiriyah Nuraini, 18, warga Jalan Ngaglik  Baru VI, Surabaya, pelaku Adi Purnomo, 23, warga Wiyung dimassa, Selasa (4/9) pukul 07.00.

Korban Choriyah mengatakan, kejadian berawal saat dia mengendarai motor menuju ke tempat kerjanya di toko roti Baker’s Recipe Jalan Ngagel Jaya. Sesampainya di depan toko tersebut, korban berhenti di pinggir jalan. Ia duduk di atas motor sambil mengeluarkan HP di dalam tasnya. “Saat itu saya membuka aplikasi WhatsApp tiba-tiba dari arah belakang ada yang merampas HP saya,” katanya saat ditemui di rumahnya.

HP korban ini dijambret oleh pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Mio hitam. Korban langsung mengejar pelaku yang kabur ke arah Ngagel Jaya Selatan. Korban menggeber sepeda motornya sambil berteriak minta tolong. Pelaku yang merasa dikejar langsung masuk ke arah Krukah Lama I dan masuk ke Pasar Bratang Wetan. Korban terus membuntuti pelaku hingga akhirnya berhasil menabrak pelaku di Jalan Bratang Wetan II. 

Akibatnya, korban tersungkur ke arah depan hingga mengalami luka di kaki dan tangannya. Pelaku yang juga terjatuh tidak menyerah begitu saja. Pelaku berdiri, kemudian lari ke arah Bratang Wetan IV dan masuk ke arah Pasar Krukah. Korban yang sudah kesakitan akhirnya bangun. “Saya bangun dan teriak maling sambil berlari mengejarnya,” ujarnya menceritakan kejadian pagi itu.

Mendengar teriakan korban, warga sekitar langsung menangkap pelaku dan menghajarnya di lokasi. Kemudian pelaku dan korban dibawa ke rumah ketua RW setempat. Selanjutnya, keduanya dibawa ke Polsek Gubeng. “Pelaku sempat tidak mengakui jika mengambil HP saya. Dia mengatakan jika temannya yang mengambil tapi kabur. Setelah ditanya polisi, ia baru mengakui jika ia sendiri yang mengambilnya,” tutur korban.

Sementara itu, Ketua RW 8 Bratang Wetan Slamet Riyadi mengatakan, saat kejadian ia memang mendengar ada suara sesuatu terjatuh. Ia mengira jika yang jatuh rombong, karena lokasinya dekat dengan pasar. Tapi warga semakin ramai sehingga ia penasaran keluar. Setelah tahu ada jambret tertangkap, ia langsung membawanya ke rumah. 

Ia mengatakan, saat dibawa ke rumahnya, korban mengalami luka di kaki dan tangan. Sementara pelaku yang diperkirakan umur 23 tahun itu habis dihajar massa mengalami luka di wajahnya. 

Saat tertangkap massa, pelaku sempat berkelit akan menyervis HP ke wilayah Krukah. Setelah diusut, ternyata HP itu milik korban. “Saya awalnya menghubungi Polsek Wonokromo, namun ternyata yang tiba petugas dari Polsek Gubeng karena lokasi penjambretan di Ngagel Jaya dekat Kimia Farma,” katanya.

Kanitreskrim Polsek Gubeng Ipda Joko membenarkan jika ada kejadian penjambretan di wilayahnya. Kini pelaku masih dalam proses penyidikan.(gun/no) 

(sb/gun/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia