Kamis, 22 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Andre Hehanusa Siap Kumpulkan Anak-anak Kreatif di Surabaya

Selasa, 04 Sep 2018 10:00 | editor : Abdul Rozack

PERSIAPAN 10 NOVEMBER: Andre Hehanusa (kanan) bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melihat kain batik produk UMKM di Balai Kota, Senin (3/9) pag

PERSIAPAN 10 NOVEMBER: Andre Hehanusa (kanan) bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melihat kain batik produk UMKM di Balai Kota, Senin (3/9) pagi. (ISTIMEWA)

SURABAYA - Andre Hehanusa mendatangi ruang kerja Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Senin (3/9) pagi. Kedatangan pelantun lagu Kuta Bali tersebut bukan untuk bernyanyi, melainkan membawa misi membangun industri kreatif di Surabaya. 

Bersama tiga orang timnya, Andre yang kini terjun di dunia politik tersebut sengaja datang ke Surabaya untuk membahas kerja sama yang rencananya dilakukan dalam waktu dekat. Politisi PDI Perjuangan itu sedang mengagas sebuah acara pada peringatan Hari Pahlawan 10 November mendatang di Kota Pahlawan.  

“Saya dan pemilik Sutos (Surabaya Town Square) akan bikin acara peringatan 10 November, ngumpulin anak-anak kreatif Surabaya. Semuanya. Mereka bisa saling curhat,” ujar Andre saat ditemui sesudah bertemu dengan Risma di Balai Kota Surabaya.

Andre berencana menggelar even yang mempertemukan 100 desainer muda Surabaya dan 100 influencer  video blog (vlogger) Surabaya pada 29 November mendatang. Dia berharap, pertemuan tersebut menjadi langkah terbukanya jaringan bagi anak-anak muda di Surabaya. Memperluas relasi antara senior dengan yang masih baru menggeluti duni desainer dan vlogger. “Termasuk kami akan support komunitas startup di co-working space Siola,” ungkapnya.

Diakuinya, saat ini dirinya sedang membangun sebuah gerakan bertajuk Anak-anak Hebat Surabaya. Sebuah gerakan yang sudah lebih dahulu dilakukan di Jakarta. “Kemarin ikut serta memberikan kontribusi dalam pembukaan Asian Games 2018 di GBK. Terutama produknya adalah video yang ditampilkan saat pembukaan itu,” urainya. 

Untuk di Surabaya, Andre telah mewacanakan menggandeng beberapa musisi lainnya. Seperti Ari Laso dan Dewa Bujana. Keduanya diajak berkolaborasi membangun industri kreatif pada anak usia produktif. "Ada banyak talent di Surabaya, dan mumpung Indonesia sekarang sudah lebih baik Industri Kreatifnya, jadi kita bisa kolaborasi,” sebutnya. 

Berbagai kegiatan, kata dia, akan dia lakukan dalam gerakan itu. Mulai dari penyelenggaraan even dalam format kolaborasi event organizer, pembuatan produk kreatif, serta berbagai kreativitas lainnya.

Soal kaitan gerakan itu dengan pencalegannya di Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo, Andre mengakui dirinya memang mendapat tugas dari PDI Perjuangan di Surabaya. “Hubungan ke situ nanti saja. Saya bergerak dengan cara saya dulu, dalam bentuk gagasan, dalam bentuk legacy. Jadi atau tidak (gagasan itu, Red) urusan nanti, tapi kami akan buat sesuatu yang usianya bisa melebihi usia pergerakan di bidang politik,” bebernya. 

Ditempat yang sama, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyambut baik niatan Andre Hehanusa dan timnya untuk mengembangkan industri kreatif di Surabaya. “Kami tawarkan untuk terlibat di kegiatan kita November nanti (Startup Nations Summit, Red),” kata Risma.

Risma sendiri tak menampik jika sebenarnya Andre dan timnya bisa melakukan pengembangan industri kreatif itu secara mandiri. Tetapi, pihaknya berharap itu dilakukan dengan kolaborasi dengan anak-anak kreatif Surabaya. Risma berharap, Andre dapat menjadi coach untuk anak-anak.(bae/no)

(sb/bae/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia